Mendikdasmen Abdul Mu'ti Sebut Sekolah Rakyat Butuh 60 Ribu Guru
- Rabu, 12 Maret 2025
- Editor
- 0 komentar
JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan Sekolah Rakyat membutuhkan sekitar 60 ribu guru. Sekolah Rakyat merupakan program Presiden Prabowo Subianto untuk siswa dari keluarga miskin hingga miskin ekstrem.
"Tadi disampaikan 60 ribu guru kebutuhannya," kata Mu'ti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/3/2025). Mu'ti mengatakan bakal mendukung skema perekrutan untuk kebutuhan guru di Sekolah Rakyat.
Namun, skemanya masih akan dibahas lebih lanjut. "Itu nanti kita cari skemanya. Nanti mendistribusikan guru yang sudah ada atau rekrutmen baru. Nanti masih proses yang panjang," katanya.
Terkait kurikulum, pemerintah menyiapkan dua skema. Skema pertama mengikuti kurikulum sekolah unggulan Garuda atau kurikulum internasional yang didesain Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Skema kedua mengikuti kurikulum sekolah yang berlaku saat ini.
"Kalau sekolah unggul kan standar internasional. Yang sekolah unggul Garuda itu. Tapi kalau kurikulum kami (Dikdasmen) ya sama dengan yang berlaku di Indonesia saat ini," pungkas menteri asal Muhammadiyah tersebut.
(https://edukasi.sindonews.com/read/1540905/212/mendikdasmen-abdul-muti-sebut-sekolah-rakyat-butuh-60-ribu-guru-1741622637)
(dmsrz)
Artikel Terkait
Dua Sekolah Terpadu Bakal Dibangun di Balikpapan Tahun Depan, Lengkap hingga Jenjang SMA
Kamis, 17 Juli 2025
Lowongan Magang Pertamina 2025 bagi "Fresh Graduate" Diumumkan 31 Juli, Berapa Gajinya?
Kamis, 17 Juli 2025