• SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN
  • Smakenza Bisa Hebat, Siap Kerja - Santun - Mandiri - Kreatif

Disdikbud Balikpapan Matangkan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka, Siswa dan Guru Wajib Rapid Test

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Balikpapan terus mematangkan persiapan simulasi pembelajaran tatap muka.

Simulasi pembelajaran tatap muka ini dicanangkan untuk sekolah yang berada di wilayah zona kuning.

Kepala Disdikbud Balikpapan Muhaimin mengatakan, rencana simulasi tersebut sudah disampaikan kepada Walikota Balikpapan Rizal Effendi.

“Sudah saya laporkan ke pak Wali selaku ketua Satgas soal rencana melakukan simulasi sekolah di wilayah atau kelurahan zona kuning,” kata Muhaimin.

Dinas Pendidikan Balikpapan pun telah melakukan pendataan sekolah mana saja yang saat ini berada di wilayah zona kuning.

Di antaranya, di wilayah Balikpapan Timur terdapat tiga sekolah, yakni SMP 13, SMP IT Al Azhar, dan SMP Darul Azhar.

Serta di Balikpapan Utara khususnya wilayah Kariangau, ada dua sekolah, yakni SMP 16 dan SMP 21.

“Kami sudah melakukan pendataan. Di Teritip itu ada tiga sekolah Sementara di Kariangau, ada dua sekolah yang dinilai bisa menjadi percontohan," ujarnya.

Muhaimin juga melaporkan soal kondisi siswa, guru dan tenaga pendidik yang ada di beberapa sekolah tersebut.

Contohnya di SMP 13, jumlah siswa sebanyak 632 orang. Namun, dari data siswa yang berdomisili di Kelurahan Teritip hanya 65,98 persen.

“Sisanya 34 persen, adalah anak yang bersekolah di SMP 13 Teritip, tapi bukan warga Teritip,” ungkap Muhaimin.

Begitu juga di SMPIT Al Azhar, ada 206 siswa. Dengan rasio pelajar setempat 57,28 persen. Kemudian yang dari luar sekitar 42 persen.

“Kalau di SMP 16, siswanya berjumlah 399, hanya 42 persen yang dari dalam, sisanya dari luar. Termasuk gurunya,” sebutnya.

Atas dasar itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengusulkan kepada Dinas Pendidikan Balikpapan agar berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan.

Wali Kota juga mengusulkan agar mencoba melakukan simulasi dengan siswa yang memang berada di satu Kelurahan.

“Artinya ada dua pola. Karena di dalam Kelurahannya zona kuning, kita menerapkan dengan standar protokol kesehatan," jelas Muhaimin.

"Tapi yang di luar kelurahan bisa dilakukan dengan daring, sambil kita mengikuti perkembangan,” sambungnya.

Sementara itu, dalam hal ini Dinas Kesehatan diminta agar melakukan rapid test terlebih dulu terhadap siswa dan guru yang akan melakukan simulasi tatap muka.

“Kami sampaikan dulu data ini. Apakah nanti rapid test di Puskesmas, atau petugas kesehatannya datang ke rumah-rumah," katanya.

Namun begitu, terkait waktu pelaksanaan simulasi, Muhaimin mengaku  belum bisa memastikan, karena harus disiapkan matang.

"Kalau hasil rapid test itu dinyatakan aman, baru bisa dilakukan simulasi. Karena tidak bisa buru-buru, ini menyangkut kesehatan masyarakat," tandasnya.

(TribunKaltim.co/ Miftah Aulia)

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Disdikbud Balikpapan Matangkan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka, Siswa dan Guru Wajib Rapid Test, https://kaltim.tribunnews.com/2020/11/03/disdikbud-balikpapan-matangkan-simulasi-pembelajaran-tatap-muka-siswa-dan-guru-wajib-rapid-test
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Mathias Masan Ola

Tulisan Lainnya
Buka Puasa Bersama Keluarga Besar SMK Negeri 1 Balikpapan, 16 April 2021

.Warga Smakenza Hebat,Marhaban Ya RamadhanJum'at 16 April 2021, Dilaksanakan Buka Puasa dan Doa Bersama Keluarga Besar SMK Negeri 1 BalikpapanSemoga Kegiatan ini Membawa Keberkahan Untu

19/04/2021 08:04 - Oleh Editor - Dilihat 83 kali
Relisensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) SMK Negeri 1 Balikpapan Untuk 5 Tahun Kedepan

Warga Smakenza Hebat, Sabtu, 13 Maret 2021, LSP SMKN 1 Balikpapan melaksanakan Relisensi untuk 5 Tahun ke depan. Yang dihadiri oleh Komisioner BNSP Bidang Sertifikasi Bpk. Bonardo Aldo

20/03/2021 20:59 - Oleh Editor - Dilihat 210 kali
Penandantanganan Surat Perjanjian Kerjasama (PKS) SMK Negeri 1 Balikpapan dengan Universitas Mulia dibidang Pendidikan, Pelatihan dan Bimbingan pelatihan Peningkatan SDM bagi Siswa dan Guru

.Warga Smakenza Hebat,Selasa 23 Februari 2021, Kepala SMK Negeri 1 Balikpapan Bapak Mujadi, S.Pd, M.Pd Melaksanakan Penandantanganan Surat Perjanjian Kerjasama (PKS) SMK Negeri 1 Balikp

23/02/2021 11:04 - Oleh Editor - Dilihat 259 kali
Selamat Jalan Bapak Wahidil Kahar, S.Pd

Rabu 03 Februari 2021 SMK Negeri 1 Balikpapan, Kehilangan Salah Satu Guru Terbaik. . Innalillahi Wainnailaihi Rojiun Segenap Civitas SMK Negeri 1 Balikpapan Menyampaikan Rasa Bela Su

03/02/2021 17:31 - Oleh Editor - Dilihat 313 kali
Selamat Jalan Ibu Guru Alfiana, S.Sn

Rabu 20 Januari 2021 SMK Negeri 1 Balikpapan, Kehilangan Salah Satu Guru Terbaik.   Segenap Civitas SMK Negeri 1 Balikpapan Menyampaikan Rasa Bela Sungkawa sedalam dalamnya atas

20/01/2021 07:00 - Oleh Editor - Dilihat 279 kali
Rapat Virtual Awal Tahun 2021, Manajemen Sekolah Beserta Seluruh Guru dan Staff SMK Negeri 1 Balikpapan

. Warga Smakenza Hebat, Selasa 12 Januari 2021, dilaksanakan rapat koordinasi awal semester genap tahun pelajaran 2020/2021 Secara Virtual melalui media Google Meet. Kegiatan ini dihad

14/01/2021 09:34 - Oleh Editor - Dilihat 380 kali
Rapat Koordinasi Manajemen SMK Negeri 1 Balikpapan, 04 Januari 2021

Warga Smakenza Hebat, Senin 04 Januari 2021, dilaksanakan kegiatan rapat koordinasi (Rakor) manajemen SMK Negeri 1 Balikpapan, guna membahas rencana dan strategi (Renstra) sekolah di s

04/01/2021 10:39 - Oleh Editor - Dilihat 350 kali
Total Dana untuk Digitalisasi Sekolah Rp 3 Triliun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dasmen) Kemendikbud, Jumeri menjelaskan, tahun depan anggaran untu

10/11/2020 08:50 - Oleh Editor - Dilihat 271 kali
Lebarkan Sayap Ke Eropa, Vokasi Indonesia Siapkan Masa Depan

Jakarta, Ditjen Diksi - Dalam rangka menyambut langkah “link and super match” dunia vokasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi melalui Direktorat Kemitraan dan Penyelaras

09/11/2020 13:30 - Oleh Editor - Dilihat 277 kali
Nadiem Ingin Anak Indonesia Produktif dan Kontributif

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Makarim mengatakan ia ingin anak-anak Indonesia setelah menyelesaikan pendidikannya dan terjun di

09/11/2020 13:12 - Oleh Editor - Dilihat 294 kali