• SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN
  • Smakenza Bisa Hebat, Siap Kerja - Santun - Mandiri - Kreatif

Direktorat SMK Sosialisasikan BANPER Untuk Sertifikasi Kompetensi

Jakarta, Ditjen Diksi - Sesuai dengan Inpres No. 9/2016, salah satu tugas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah meningkatkan akses sertifikasi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK). Dalam upaya untuk meningkatkan akses sertifikasi inilah, maka pada Tahun Anggaran 2020 Kemendikbud menyelenggarakan program bantuan sertifikasi kompetensi dengan memfasilitasi 62.500 siswa SMK untuk mengikuti uji kompetensi dan sertifikasi. Ini dimaksudkan agar lulusan SMK dapat lebih cepat meraih pekerjaan.

Dalam rangka mendukung program tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) melalui Direktorat SMK melaksanakan kegiatan “Sosialisasi Bantuan Pemerintah Fasilitasi Siswa SMK yang mendapatkan Sertifikasi Kompetensi Siswa” pada Selasa (28/7) yang dilakukan melalui kanal Youtube Direktorat SMK.

“Saya harap siswa SMK bisa segera melakukan uji sertifikasi kompetensi, baik yang kelas XII maupun anak-anak yang baru lulus, namun belum mendapatkan pekerjaan,” tutur Direktur SMK M. Bakrun.

Adapun Marsudi Utomo selaku Wakil Koordinator Bidang Penilaian dan Penjaminan Mutu menjelaskan, tujuan dari program bantuan ini adalah untuk memberikan subsidi bantuan untuk sertifikasi kompetensi siswa SMK, guna memastikan para siswanya memiliki tanda pengakuan pencapaian kompetensi yang diakui oleh industri, dunia usaha, dan dunia kerja.

“Bantuan digunakan antara lain untuk membiayai operasional sertifikasi kompetensi siswa melalui SMK yang telah memiliki LSP-P1 SMK, SMK yang merupakan jejaring LSP-P1 SMK, dan SMK yang memiliki kerja sama strategis dengan industri atau pengguna lulusan yang memiliki sistem sertifikasi tersendiri,” tutur Marsudi.

Sementara itu Ketua Badan Nasional Sertifikasi Pendidikan (BNSP) Kunjung Masehat yang turut hadir sebagai pembicara menjelaskan bahwa dalam melaksanakan tugas sertifikasi kompetensi, BNSP sangat concern terhadap fungsi pelaksanaan dan pengembangan sistem sertifikasi pendidikan dan pelatihan vokasi.

“Sertifikasi kompetensi ini diharapkan bisa bermanfaat untuk DUDI, proses rekruitmen, jenjang karir, desain instruksional, dan yang paling penting untuk pendidikan, yaitu pengembangan evaluasi pembelajaran dan penjaminan mutu serta personal branding,” jelas Kunjung.

Menyoal masa pandemik Covid-19 yang bisa saja menghambat proses sertifikasi, praktisi pendidikan Mansyur Syah meyakini bahwa pembelajaran di SMK akan bisa segera dilaksanakan secara tatap muka. Pasalnya, berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Vokasi No. 02 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pembelajaran pendidikan vokasi, tahun ajaran baru 2020/2021 ini SMK sudah dapat melaksanakan pembelajaran secara tatap muka untuk yang berada di zona hijau.

Kemudian secara lebih teknis ditindaklanjuti dengan Surat Direktur No. 5620 Tahun 2020 yang mengatur tentang panduan pengelolaan SMK di masa pandemi yang di dalamnya terdapat tiga hal yang perlu dilakukan. Pertama, penyiapan peserta didik. Kedua, bagaimana pelaksanaan pembelajaran termasuk di dalamnya terdapat kegiatan ujian kompetensi. Kemudian ketiga, panduan tentang pengeloaan sarana prasarana. “Ini aturan-aturan yang nanti akan berkonsekuensi terhadap boleh tidaknya dilaksanakan ujian sertifikasi profesi bagi anak SMK,” imbuh Mansyur.

Selain BNSP, acara tersebut juga menghadirkan perwakilan LPJK Nasional, Murni Pasaribu, dan General Manager L’oreal Professional Queentia Tampubolon. Lembaga dan asosiasi profesi tersebut menyatakan kesanggupannya untuk melakukan sertifikasi secara daring bagi siswa yang masih berada di zona merah, oranye, dan kuning, yang belum diperbolehkan adanya pembelajaran dan ujian secara tatap muka.

Adapun mengenai petunjuk teknis bantuan, lebih lengkapnya dapat diunduh melalui aplikasi Takola. (Diksi/RA/AP/AS)

(https://www.vokasi.kemdikbud.go.id/read/direktorat-smk-sosialisasikan-banper-untuk-sertifikasi-kompetensi)

Tulisan Lainnya
Panduan Orang Tua tentang Belajar di Rumah

REPUBLIKA.CO.ID, SAN FRANCISCO -- Aktivitas belajar mengajar terlihat sangat berbeda tahun ini. Sebagian besar siswa tak kembali ke kelas untuk sementara waktu. Masih maraknya peningkat

07/08/2020 10:24 - Oleh Editor - Dilihat 18 kali
Serapan Lulusan LKP 75 Persen, Bukti "Link And Match" Telah Berjalan

Jakarta, Ditjen Diksi - Selaras dengan lembaga pendidikan formal yaitu sekolah menengah dan pendidikan tinggi vokasi, lembaga kursus dan pelatihan pun nyatanya telah banyak melakukan &l

07/08/2020 10:11 - Oleh Editor - Dilihat 19 kali
Kasus Pelanggaran Lalu Lintas di Balikpapan Masih Tinggi, Pemahaman Aturan Lalu Lintas Minim

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Operasi Patuh Mahakam tahun 2020 di wilayah Kalimantan Timur termasuk di Kota Balikpapan telah berak

07/08/2020 09:57 - Oleh Editor - Dilihat 9 kali
Pemerintah Siapkan Regulasi Sekolah Tatap Muka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah menyiapkan regulasi dan kesepakatan bersama ter

06/08/2020 08:42 - Oleh Editor - Dilihat 15 kali
Satgas Covid-19 IDAI: Tunda Dulu Pembelajaran Tatap Muka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Anak Indonesia dr Yogi Prawira SpA merekomendasikan agar pembelajaran tatap muka sebaiknya tak d

06/08/2020 08:39 - Oleh Editor - Dilihat 17 kali
Inilah Benefit ‘Link And Match’ Bagi Industri Dan Pendidikan

Jakarta, Ditjen Diksi - Program “link and match” yang kian digencarkan oleh Kemendikbud, sejatinya memang tidak hanya menguntungkan dunia pendidikan yang menjadi lebih mudah

05/08/2020 11:18 - Oleh Editor - Dilihat 19 kali
Mendikbud: Belajar Bisa Dimana dan Kapan Saja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan proses belajar mengajar dapat dilakukan dimana dan kapan saja termasuk dalam kondisi apa

05/08/2020 10:00 - Oleh Editor - Dilihat 16 kali
Kemendikbud: 68 Juta Siswa Terdampak Pandemi Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengemukakan bahwa sebanyak 68 juta peserta didik mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hin

05/08/2020 09:57 - Oleh Editor - Dilihat 15 kali
Menyelaraskan Perkembangan Industri 4.0 Dengan IOT

Jakarta, Ditjen Diksi - Perkembangan teknologi yang bergerak cepat, khususnya dalam bidang komunikasi dan informasi, memberikan perubahan yang signifikan terhadap kebutuhan industri dal

04/08/2020 13:59 - Oleh Editor - Dilihat 22 kali
Belajar Tatap Muka, Tito: Buat Simulasi Protokol Kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyarankan, adanya simulasi protokol kesehatan di sekolah yang dijadikan sebagai role model at

04/08/2020 13:09 - Oleh Editor - Dilihat 18 kali