• SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN
  • Smakenza Bisa Hebat, Siap Kerja - Santun - Mandiri - Kreatif

Kian Dicari, Profesi Teknisi Tidak Akan Mati

Jakarta, Ditjen Diksi - Kemajuan teknologi telah menjadikan industri masa kini memiliki ragam pekerjaan yang terus berkembang. Salah satunya adalah profesi teknisi, khususnya pada bidang sepeda motor, otomotif, dan alat berat, yang dikupas secara menarik dalam “Vokasi Kini” yang disiarkan melalui stasiun TVRI pada Rabu (29/07). 

Seiring perkembangan zaman, keahlian teknisi merupakan salah satu bidang pekerjaan yang terus dicari oleh industri. Dalam dunia otomotif sendiri terdapat beberapa bidang yang dapat ditekuni, seperti perancangan, pengembangan atau development, produksi, manufacturing, serta perawatan.

Setyo Haryadi selaku Station Head United Tractor mengungkapkan besarnya peluang lulusan teknisi, terutama dalam bidang otomotif dalam memperoleh pekerjaan. Seperti kebutuhan operator alat berat di berbagai sektor pembangunan, pertambangan, dan pertanian yang semakin banyak tersebar di berbagai daerah.

“Teknik alat berat itu bisa dibilang mirip dengan otomotif. Jadi, semakin ke sini akan mengarah ke otomotisasi, controlling, dan kendali jarak jauh. Teman-teman yang dari jurusan IT atau teknik elektronika itu bisa join karena akan ada pengembangan ke arah situ,” ungkapnya. 

Pendapat senada dilontarkan GM Honda Astra Motor Ahmad Muhibuddin yang menilai teknisi merupakan profesi yang akan selalu dicari dengan harapan skill yang juga terus ditingkatkan. Misalnya, teknisi sepeda motor yang kian dibutuhkan karena populasinya paling banyak di antara sarana transportasi yang lain.

“Tentu saja kita butuh jumlah teknisi yang banyak juga. Ya, inline saja seiring dengan pertumbuhan yang semakin besar, tentu industri membutuhkan support dari teknisi-teknisi andal untuk melayani pengguna sepeda motor,” jelasnya. 

Sebagai ahli di bidang profesi teknisi, Ahmad menjelaskan bahwa ada banyak peluang bagi para teknisi dengan skill yang mumpuni dan keahlian spesialisasi tertentu untuk terus mengembangkan profesi ini secara nasional maupun internasional.  “Belum lagi kalau saya ngomongin masa depan dunia teknisi.  Kalau mereka punya spesialisasi dan keahlian, tidak menutup kemungkinan bisa go international,” ungkapnya. 

Kesempatan tersebut nyatanya diperoleh sosok Alfian yang memenangkan medali emas pada “ASEAN Skill 2018” lalu. Menurut mahasiswa Teknik Mesin STT Mandala Bandung ini, keinginan siswa untuk menekuni bidang perawatan mesin lebih tinggi dibandingkan dengan bidang lainnya. Pasalnya, seiring perkembangan dunia otomotif, teknisi menjadi salah satu profesi yang tak akan surut. “Karena sejatinya, dunia otomotif itu tidak akan mati, selama kita masih melihat kendaraan di dunia ini,” tuturnya.

Meski demikian, banyak faktor pendukung agar profesi teknisi menjadi jenjang karier yang menjanjikan, misalnya kebutuhan soft skill yang juga penting dimiliki agar dapat bertahan dalam industri. Menurut Alfian yang memiliki pengalaman bekerja di pabrik Toyota, kemampuan bersikap teknisi profesional mencakup perilaku penanganan kendaraan dengan hati-hati, pekerjaan yang cepat, tepat waktu, andal dalam keterampilan dan kebersihan, serta keselamatan kerja merupakan aspek penting yang harus dikuasai untuk bertahan di dunia industi. 

“Itu adalah prinsip yang harus dimiliki teknisi. Pasti nanti perusahaannya akan memberikan yang baik juga,” pungkasnya. (Diksi/TM/AP/AS) 

(https://www.vokasi.kemdikbud.go.id/read/kian-dicari-profesi-teknisi-tidak-akan-mati)

Tulisan Lainnya
Panduan Orang Tua tentang Belajar di Rumah

REPUBLIKA.CO.ID, SAN FRANCISCO -- Aktivitas belajar mengajar terlihat sangat berbeda tahun ini. Sebagian besar siswa tak kembali ke kelas untuk sementara waktu. Masih maraknya peningkat

07/08/2020 10:24 - Oleh Editor - Dilihat 18 kali
Serapan Lulusan LKP 75 Persen, Bukti "Link And Match" Telah Berjalan

Jakarta, Ditjen Diksi - Selaras dengan lembaga pendidikan formal yaitu sekolah menengah dan pendidikan tinggi vokasi, lembaga kursus dan pelatihan pun nyatanya telah banyak melakukan &l

07/08/2020 10:11 - Oleh Editor - Dilihat 19 kali
Kasus Pelanggaran Lalu Lintas di Balikpapan Masih Tinggi, Pemahaman Aturan Lalu Lintas Minim

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Operasi Patuh Mahakam tahun 2020 di wilayah Kalimantan Timur termasuk di Kota Balikpapan telah berak

07/08/2020 09:57 - Oleh Editor - Dilihat 9 kali
Pemerintah Siapkan Regulasi Sekolah Tatap Muka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah menyiapkan regulasi dan kesepakatan bersama ter

06/08/2020 08:42 - Oleh Editor - Dilihat 15 kali
Satgas Covid-19 IDAI: Tunda Dulu Pembelajaran Tatap Muka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Anak Indonesia dr Yogi Prawira SpA merekomendasikan agar pembelajaran tatap muka sebaiknya tak d

06/08/2020 08:39 - Oleh Editor - Dilihat 17 kali
Inilah Benefit ‘Link And Match’ Bagi Industri Dan Pendidikan

Jakarta, Ditjen Diksi - Program “link and match” yang kian digencarkan oleh Kemendikbud, sejatinya memang tidak hanya menguntungkan dunia pendidikan yang menjadi lebih mudah

05/08/2020 11:18 - Oleh Editor - Dilihat 19 kali
Mendikbud: Belajar Bisa Dimana dan Kapan Saja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan proses belajar mengajar dapat dilakukan dimana dan kapan saja termasuk dalam kondisi apa

05/08/2020 10:00 - Oleh Editor - Dilihat 16 kali
Kemendikbud: 68 Juta Siswa Terdampak Pandemi Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengemukakan bahwa sebanyak 68 juta peserta didik mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hin

05/08/2020 09:57 - Oleh Editor - Dilihat 15 kali
Menyelaraskan Perkembangan Industri 4.0 Dengan IOT

Jakarta, Ditjen Diksi - Perkembangan teknologi yang bergerak cepat, khususnya dalam bidang komunikasi dan informasi, memberikan perubahan yang signifikan terhadap kebutuhan industri dal

04/08/2020 13:59 - Oleh Editor - Dilihat 22 kali
Belajar Tatap Muka, Tito: Buat Simulasi Protokol Kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyarankan, adanya simulasi protokol kesehatan di sekolah yang dijadikan sebagai role model at

04/08/2020 13:09 - Oleh Editor - Dilihat 18 kali