• SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN
  • Smakenza Bisa Hebat, Siap Kerja - Santun - Mandiri - Kreatif

Jelang Idhul Adha, Pasokan Hewan Kurban di Balikpapan Diprediksi Turun Akibat Covid-19

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Dalam hitungan minggu, umat Islam akan merayakan Idul Adha 1441 Hijriah.

Pengalaman dari tahun sbelumnya, biasanya penjualan hewan kurban sudah kebanjiran pesanan dari masyarakat.

Namun pandemi covid-19 membuat kondisi menjadi berbeda.

Permintaan hewan kurban masih sepi dibandingkan periode yang sama dengan Idul Adha tahun lalu.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DP3) Balikpapan, Heria Prisni mengatakan, pada periode yang sama dengan tahun lalu, pihaknya telah menerima laporan ribuan hewan kurban akan masuk ke Kota Balikpapan.

Namun pada tahun ini, pihaknya memprediksi akan terjadi penurunan pasokan hewan kurban akibat adanya faktor covid-19 yang membuat perdagangan hewan lebih sulit memasuki wilayah Balikpapan.

"Biasanya sebulan sebelum lebaran idhul adha sudah banyak yang datang ribuan. Ini masih 260. Memang pemeriksaan lebih kita perketat,” katanya, Rabu (8/7/20).

Mengingat saat ini masih wabah virus, pihaknya melakukan langkah antisipasi dengam memperketat pengawasan terhadap masuknya hewan kurban di Balikpapan. Mulai dari dokumen masuk hingga pengecekan kesehatan hewan di lapangan.

“Misalnya pengecekan dokumen hasil pemeriksaan Balai Karantina dari daerah asal. Kan dari daerah asal, harus dikarantina dulu. Itu dokumennya kita periksa," terangnya. 

Sementara itu, kebutuhan hewan kurban di Balikpapan tahun ini diprediksi berjumlah 4.200 ekor di antaranya sapi 3.000 ekor dan kambing 1.200 ekor.

Dari jumlah 4.200 itu, 40 persen dipenuhi dari peternak lokal, sementara 50 persen dari Sulawesi dan sisanya dari Bali.

"Data terakhir untuk sapi dari peternak lokal ada sekira 1.300. Yang masuk dari luar ke balikpapan baru ada 260, rencananya hari ini, dan yang minta rekomendasi kita masih 160," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Jelang Idhul Adha, Pasokan Hewan Kurban di Balikpapan Diprediksi Turun Akibat Covid-19, https://kaltim.tribunnews.com/2020/07/08/jelang-idhul-adha-pasokan-hewan-kurban-di-balikpapan-diprediksi-turun-akibat-covid-19?page=2.
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Samir Paturusi

Tulisan Lainnya
Panduan Orang Tua tentang Belajar di Rumah

REPUBLIKA.CO.ID, SAN FRANCISCO -- Aktivitas belajar mengajar terlihat sangat berbeda tahun ini. Sebagian besar siswa tak kembali ke kelas untuk sementara waktu. Masih maraknya peningkat

07/08/2020 10:24 - Oleh Editor - Dilihat 18 kali
Serapan Lulusan LKP 75 Persen, Bukti "Link And Match" Telah Berjalan

Jakarta, Ditjen Diksi - Selaras dengan lembaga pendidikan formal yaitu sekolah menengah dan pendidikan tinggi vokasi, lembaga kursus dan pelatihan pun nyatanya telah banyak melakukan &l

07/08/2020 10:11 - Oleh Editor - Dilihat 19 kali
Kasus Pelanggaran Lalu Lintas di Balikpapan Masih Tinggi, Pemahaman Aturan Lalu Lintas Minim

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Operasi Patuh Mahakam tahun 2020 di wilayah Kalimantan Timur termasuk di Kota Balikpapan telah berak

07/08/2020 09:57 - Oleh Editor - Dilihat 9 kali
Pemerintah Siapkan Regulasi Sekolah Tatap Muka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah menyiapkan regulasi dan kesepakatan bersama ter

06/08/2020 08:42 - Oleh Editor - Dilihat 15 kali
Satgas Covid-19 IDAI: Tunda Dulu Pembelajaran Tatap Muka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Anak Indonesia dr Yogi Prawira SpA merekomendasikan agar pembelajaran tatap muka sebaiknya tak d

06/08/2020 08:39 - Oleh Editor - Dilihat 17 kali
Inilah Benefit ‘Link And Match’ Bagi Industri Dan Pendidikan

Jakarta, Ditjen Diksi - Program “link and match” yang kian digencarkan oleh Kemendikbud, sejatinya memang tidak hanya menguntungkan dunia pendidikan yang menjadi lebih mudah

05/08/2020 11:18 - Oleh Editor - Dilihat 19 kali
Mendikbud: Belajar Bisa Dimana dan Kapan Saja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan proses belajar mengajar dapat dilakukan dimana dan kapan saja termasuk dalam kondisi apa

05/08/2020 10:00 - Oleh Editor - Dilihat 16 kali
Kemendikbud: 68 Juta Siswa Terdampak Pandemi Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengemukakan bahwa sebanyak 68 juta peserta didik mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hin

05/08/2020 09:57 - Oleh Editor - Dilihat 15 kali
Menyelaraskan Perkembangan Industri 4.0 Dengan IOT

Jakarta, Ditjen Diksi - Perkembangan teknologi yang bergerak cepat, khususnya dalam bidang komunikasi dan informasi, memberikan perubahan yang signifikan terhadap kebutuhan industri dal

04/08/2020 13:59 - Oleh Editor - Dilihat 22 kali
Belajar Tatap Muka, Tito: Buat Simulasi Protokol Kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyarankan, adanya simulasi protokol kesehatan di sekolah yang dijadikan sebagai role model at

04/08/2020 13:09 - Oleh Editor - Dilihat 18 kali