• SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN
  • Smakenza Bisa Hebat, Siap Kerja - Santun - Mandiri - Kreatif

PPDB Online Sering Bermasalah, Kadisdikbud Balikpapan Ungkap Kendalanya

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Semua tahapan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi jenjang SD/SMP tahun ajaran 2020/2021 telah usai dilaksanakan.

Kini para calon siswa hanya tinggal menunggu masuknya tahun ajaran baru ditanggal 13 Juli 2020.

Dimana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga masih menunggu panduannya.

Meski begitu, PPDB dengan sistem online yang sudah dilakukan sejak 5 tahun lalu rupanya masih memiliki beberapa evaluasi atas kendala yang acap kali dihadapi.

Pertama, website atau server PPDB Online sering kali terjadi kendala pada hari pertama.

Rata-rata komplenan itu datang dari orangtua yang tak bisa mengakses website.

Namun Kepala Disdikbud Balikpapan, Kalimantan Timur, Muhaimin mengatakan itu adalah hal umum yang terjadi di awal masa pendaftaran.

"Ini dimana-mana terjadi gangguan server, karena biasanya seluruh pendaftar mendaftarkan diri pada hari pertama. Tapi selanjutnya sudah normal," ujarnya, Jumat (3/7/20).

Selanjutnya kendala yang dihadapi adalah terkait data kependudukan. Seperti diketahui, sesuai Permendikbud Nomor 44 tahun 2019, per 1 Juli 2020, usia KTP minimal harus 1 tahun.

Sehingga yang terjadi ialah banyak masyarakat yang sudah pindah atau berganti KTP, namun tidak bisa melacak KTP asalnya.

Disdikbud akhirnya hanya bisa meminta mereka untuk mencari KTP atau KK lawas ketika hendak melakukan pendaftaran PPDB.

Ini membuat RT, kelurahan dan Dukcapil menjadi kerepotan, sehingga pada saat itu, Disdikbud melakukan sinkronisasi data dengan Dukcapil. 

"Artinya data per satu Juli tahun 2020, data warga Kota Balikpapan di close. Kemudian ditanamkan disistem PPDB dan sempar terjadi stuck selama 3 jam," terangnya.

Kendala PPDB selanjutnya ialah terkait dengan NISP yang dikeluarkan oleh Kemendikbud. Dimana beberapa NISP ditemukan ganda. Di Kota Balikpapan ditemukan 24 NISP ganda.

Sehingga bagi mereka yang memiliki NISP ganda ini dan tidak bisa mengupload berkas, maka solusi terakhir ialah dilakukan pendaftaran secara Offline.

Mekanismenya, calon siswa memilih sekolah yang dituju. Kemudian Disdikbud melakukan komparasi dengan nilai terendah yang diterima di sekolah tersebut.

Seandainya nilai calon siswa tersebut diatas sekolah yang mereka tuju, maka otomatis bisa langsung diterima, meski dilaksanakan secara offline.

"Tapi kalau dibawah tidak bisa diterima, karena memang pagunya dibawah standar yang ditetapkan," tandasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul PPDB Online Sering Bermasalah, Kadisdikbud Balikpapan Ungkap Kendalanya, https://kaltim.tribunnews.com/2020/07/03/ppdb-online-sering-bermasalah-kadisdikbud-balikpapan-ungkap-kendalanya?page=2.
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Samir Paturusi

Tulisan Lainnya
Panduan Orang Tua tentang Belajar di Rumah

REPUBLIKA.CO.ID, SAN FRANCISCO -- Aktivitas belajar mengajar terlihat sangat berbeda tahun ini. Sebagian besar siswa tak kembali ke kelas untuk sementara waktu. Masih maraknya peningkat

07/08/2020 10:24 - Oleh Editor - Dilihat 18 kali
Serapan Lulusan LKP 75 Persen, Bukti "Link And Match" Telah Berjalan

Jakarta, Ditjen Diksi - Selaras dengan lembaga pendidikan formal yaitu sekolah menengah dan pendidikan tinggi vokasi, lembaga kursus dan pelatihan pun nyatanya telah banyak melakukan &l

07/08/2020 10:11 - Oleh Editor - Dilihat 19 kali
Kasus Pelanggaran Lalu Lintas di Balikpapan Masih Tinggi, Pemahaman Aturan Lalu Lintas Minim

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Operasi Patuh Mahakam tahun 2020 di wilayah Kalimantan Timur termasuk di Kota Balikpapan telah berak

07/08/2020 09:57 - Oleh Editor - Dilihat 9 kali
Pemerintah Siapkan Regulasi Sekolah Tatap Muka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah menyiapkan regulasi dan kesepakatan bersama ter

06/08/2020 08:42 - Oleh Editor - Dilihat 15 kali
Satgas Covid-19 IDAI: Tunda Dulu Pembelajaran Tatap Muka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Anak Indonesia dr Yogi Prawira SpA merekomendasikan agar pembelajaran tatap muka sebaiknya tak d

06/08/2020 08:39 - Oleh Editor - Dilihat 17 kali
Inilah Benefit ‘Link And Match’ Bagi Industri Dan Pendidikan

Jakarta, Ditjen Diksi - Program “link and match” yang kian digencarkan oleh Kemendikbud, sejatinya memang tidak hanya menguntungkan dunia pendidikan yang menjadi lebih mudah

05/08/2020 11:18 - Oleh Editor - Dilihat 19 kali
Mendikbud: Belajar Bisa Dimana dan Kapan Saja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan proses belajar mengajar dapat dilakukan dimana dan kapan saja termasuk dalam kondisi apa

05/08/2020 10:00 - Oleh Editor - Dilihat 16 kali
Kemendikbud: 68 Juta Siswa Terdampak Pandemi Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengemukakan bahwa sebanyak 68 juta peserta didik mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hin

05/08/2020 09:57 - Oleh Editor - Dilihat 15 kali
Menyelaraskan Perkembangan Industri 4.0 Dengan IOT

Jakarta, Ditjen Diksi - Perkembangan teknologi yang bergerak cepat, khususnya dalam bidang komunikasi dan informasi, memberikan perubahan yang signifikan terhadap kebutuhan industri dal

04/08/2020 13:59 - Oleh Editor - Dilihat 22 kali
Belajar Tatap Muka, Tito: Buat Simulasi Protokol Kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyarankan, adanya simulasi protokol kesehatan di sekolah yang dijadikan sebagai role model at

04/08/2020 13:09 - Oleh Editor - Dilihat 18 kali