• SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN
  • Smakenza Bisa Hebat, Siap Kerja - Santun - Mandiri - Kreatif

Lulusan SMK Cepat Bekerja dengan Program 'Pernikahan Massal'

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ahmad Saufi mengatakan saat ini kesempatan lulusan SMK langsung diterima kerja semakin besar dikarenakan adanya program 'pernikahan massal' antara pendidikan vokasi dan industri. "Program ini yang semakin memperkuat kemitraan antara pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI)," ujar Saufi dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (28/6).

Dia menjelaskan, Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan DUDI Kemendikbud mempunyai tugas yakni menjodohkan pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri. "Kami akan banyak berinteraksi dengan pelaku industri, termasuk mengenalkan potensi-potensi yang dimiliki oleh pendidikan vokasi sehingga mereka percaya akan kemampuan lulusan vokasi," jelas Saufi pada sesi bincang-bincang dengan tema 'Lulusan SMK Jangan Takut Nggak Dapat Kerja' pada Sabtu (27/6).

Untuk jenjang SMK, Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan DUDI pada 2020 memberikan perhatian khusus bagi peningkatan kapasitas dan kompetensi guru serta kepala sekolah. Pelatihan bagi guru dilakukan melalui program up-skilling dan re-skilling Guru Kejuruan SMK berstandar industri. Sedangkan bagi kepala sekolah, terdapat Program Diklat CEO untuk meningkatkan kapasitas manajerial kepala SMK khususnya dalam kepemimpinan kewirausahaan.

Fokus Kemendikbud pada pengembangan pendidikan vokasi sendiri adalah di empat bidang prioritas, yakni pemesinan dan konstruksi, hospitality, ekonomi kreatif, dan care service (layanan perawatan).

Saufi menambahkan industri juga diberi keterlibatan besar dalam proses pembelajaran di SMK. Pihaknya telah membentuk Forum Pengarah Vokasi (FPV) yang beranggotakan para pelaku usaha, komunitas industri, dan stakeholder terkait lainnya. FPV akan dilibatkan mulai dari penyusunan kurikulum, hingga perekrutan lulusan. 

"Melalui pendekatan ini artinya kita sudah menggandeng langsung para pelaku usaha. Bahkan kita juga memperoleh daftar calon tempat kerja bagi para lulusan beserta kriteria yang dibutuhkan DUDI. Berikutnya, kita menyusun strategi untuk menyiapkan lulusan yang kompeten secara teknis maupun nonteknis," jelas dia.

Selaras dengan konsep Merdeka Belajar yang digagas oleh Kemendikbud, para siswa SMK kini memiliki peluang untuk mengembangkan dan menyalurkan passion atau rencananya. Siswa SMK dapat memadukan pembelajaran yang didapatkan di sekolah dengan pengalaman di luar sekolah untuk memperkaya kemampuan nonteknis. Menurut Saufi, kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu kemampuan teknis yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan.

(https://republika.co.id/berita/qcnso5484/lulusan-smk-cepat-bekerja-dengan-program-pernikahan-massal)

Tulisan Lainnya
Nadiem Ingatkan Sekolah tak Paksa Murid Belajar Tatap Muka

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim mengingatkan sekolah yang akan kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tat

09/07/2020 13:49 - Oleh Editor - Dilihat 45 kali
Jelang Idhul Adha, Pasokan Hewan Kurban di Balikpapan Diprediksi Turun Akibat Covid-19

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Dalam hitungan minggu, umat Islam akan merayakan Idul Adha 1441 Hijriah. Pengalaman dari tahun sbelumnya, biasanya penjualan hewan 

08/07/2020 13:07 - Oleh Editor - Dilihat 15 kali
Kemendikbud Luncurkan Program Sandiwara Audio

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan podcast Sandiwara Sastra sebagai bagian dari program Belajar dari Rumah di masa pan

08/07/2020 13:03 - Oleh Editor - Dilihat 19 kali
Kemendikbud: Teknologi untuk Bantu Pembelajaran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjelaskan, di masa depan penggunaan teknologi dalam pembelajaran akan semakin didorong. Namun, bukan be

07/07/2020 12:40 - Oleh Editor - Dilihat 18 kali
Kemendikbud: Teknologi PJJ akan Diadopsi Secara Permanen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Totok Suprayitno mengatakan teknologi pembelajaran ja

07/07/2020 12:38 - Oleh Editor - Dilihat 26 kali
Tahun Ajaran Baru, Guru Diminta Lakukan Asesmen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan agar guru melakukan asesmen pada tahun ajaran baru. Hal ini menjadi semakin pen

07/07/2020 12:35 - Oleh Editor - Dilihat 16 kali
PPDB Online Sering Bermasalah, Kadisdikbud Balikpapan Ungkap Kendalanya

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Semua tahapan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi jenjang SD/SMP tahun ajaran 2020/2021 telah usai dilaksana

04/07/2020 10:54 - Oleh Editor - Dilihat 95 kali
Mendikbud Jelaskan Karakteristik Guru Penggerak

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menjelaskan karakteristik guru yang memenuhi kualifikasi program merdeka belajar episode kelima 'G

04/07/2020 10:39 - Oleh Editor - Dilihat 33 kali
Kemendikbud: Guru Penggerak tidak Hanya untuk Sekolah Negeri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Iwan Syahril mengatakan Program Guru Pengg

04/07/2020 10:37 - Oleh Editor - Dilihat 29 kali
Jadwal Daftar Ulang Bagi Calon Peserta Didik SMK N 1 Balikpapan 2020 - 2021

Tahap demi tahap proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2020-2021 telah berakhir dan pengumuman peserta didik yang diterimapun sudah tertera di situs PPDB h

04/07/2020 10:16 - Oleh Editor - Dilihat 1161 kali