• SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN
  • Smakenza Bisa Hebat, Siap Kerja - Santun - Mandiri - Kreatif

Pakar tak Sarankan Gunakan Disinfektan Berlebihan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mencuci tangan sesering mungkin menggunakan cairan disinfektan guna menghindari kontaminasi dari penyebaran virus corona memang penting, namun jangan berlebihan. Penggunaan cairan disinfektan namun imbau pakar kesehatan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular China (CCDC) Zhang Liubo tidak boleh digunakan terlalu.

Menurut dia, virus corona jenis baru atau Covid-19 memang bisa menular melalui kontak antarmanusia dan benda-benda di sekitar kita bisa menjadi pembawa virus. "Yang paling utama adalah selalu menjaga agar tangan kita tetap bersih dan gunakan disinfektan secara rasional," ujarnya.

Membebaskan tangan dan bagian tubuh lain dari kuman sangat penting. Namun bukan berarti harus menggunakan disinfektan dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Selaput lendir kulit, termasuk mata, dapat dibersihkan berulang kali dengan menggunakan air mengalir, namun tidak dengan disinfektan. "Sementara rambut dan anggota badan lainnya yang tidak memiliki daya serap tetesan virus (droplet) tidak perlu dikhawatirkan kalau sampai harus terbawa tidur karena droplet tersebut tidak akan bertahan lama," kata Zhang.

Pakaian termasuk jaket, lanjut dia, tidak perlu dibersihkan dengan menggunakan disinfektan setiap hari kecuali kalau memang dipakai ke rumah sakit. Atau kontak langsung dengan pasien terduga terinfeksi Covid-19, maka pakaian luar tersebut sangat mungkin terkontaminasi.

Cara mencuci pakaian yang terkontaminasi adalah merendamnya dengan air bersuhu lebih dari 56 derajat Celcius selama kurang lebih setengah jam. Atau direndam dengan disinfektan selama 15 menit.

Masker sekali pakai, jelas Zhang, tidak bisa dibersihkan dengan disinfektan. Masker itu tidak pula bisa digunakan setiap hari karena masker tersebut tidak tahan suhu udara tinggi sehingga juga tidak bisa direndam dengan air panas.

Bahkan menggunakan disinfektan berulang kali dapat merusak lapisan penyaring masker. Setelah lapisan tersebut rusak, maka makser sudah tidak memiliki daya saring lagi. Oleh sebab itu, setiap selesai dipakai, masker harus dibuang atau diletakkan di tempat yang kering dan terbuka.

Partikel kecil atau barang elektronik yang sering kita sentuh, tambah Zhang, harus dibersihkan dengan alkohol medis. Dia menyarankan permukaan benda-benda tersebut diseka dengan kapas yang telah dicelup cairan alkohol.

(https://republika.co.id/berita/q7gohz328/pakar-tak-sarankan-gunakan-disinfektan-berlebihan)

Tulisan Lainnya
Penandantanganan Surat Perjanjian Kerjasama (PKS) SMK Negeri 1 Balikpapan dengan Universitas Mulia dibidang Pendidikan, Pelatihan dan Bimbingan pelatihan Peningkatan SDM bagi Siswa dan Guru

.Warga Smakenza Hebat,Selasa 23 Februari 2021, Kepala SMK Negeri 1 Balikpapan Bapak Mujadi, S.Pd, M.Pd Melaksanakan Penandantanganan Surat Perjanjian Kerjasama (PKS) SMK Negeri 1 Balikp

23/02/2021 11:04 - Oleh Editor - Dilihat 57 kali
Selamat Jalan Bapak Wahidil Kahar, S.Pd

Rabu 03 Februari 2021 SMK Negeri 1 Balikpapan, Kehilangan Salah Satu Guru Terbaik. . Innalillahi Wainnailaihi Rojiun Segenap Civitas SMK Negeri 1 Balikpapan Menyampaikan Rasa Bela Su

03/02/2021 17:31 - Oleh Editor - Dilihat 133 kali
Selamat Jalan Ibu Guru Alfiana, S.Sn

Rabu 20 Januari 2021 SMK Negeri 1 Balikpapan, Kehilangan Salah Satu Guru Terbaik.   Segenap Civitas SMK Negeri 1 Balikpapan Menyampaikan Rasa Bela Sungkawa sedalam dalamnya atas

20/01/2021 07:00 - Oleh Editor - Dilihat 159 kali
Rapat Virtual Awal Tahun 2021, Manajemen Sekolah Beserta Seluruh Guru dan Staff SMK Negeri 1 Balikpapan

. Warga Smakenza Hebat, Selasa 12 Januari 2021, dilaksanakan rapat koordinasi awal semester genap tahun pelajaran 2020/2021 Secara Virtual melalui media Google Meet. Kegiatan ini dihad

14/01/2021 09:34 - Oleh Editor - Dilihat 240 kali
Rapat Koordinasi Manajemen SMK Negeri 1 Balikpapan, 04 Januari 2021

Warga Smakenza Hebat, Senin 04 Januari 2021, dilaksanakan kegiatan rapat koordinasi (Rakor) manajemen SMK Negeri 1 Balikpapan, guna membahas rencana dan strategi (Renstra) sekolah di s

04/01/2021 10:39 - Oleh Editor - Dilihat 247 kali
Total Dana untuk Digitalisasi Sekolah Rp 3 Triliun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dasmen) Kemendikbud, Jumeri menjelaskan, tahun depan anggaran untu

10/11/2020 08:50 - Oleh Editor - Dilihat 183 kali
Lebarkan Sayap Ke Eropa, Vokasi Indonesia Siapkan Masa Depan

Jakarta, Ditjen Diksi - Dalam rangka menyambut langkah “link and super match” dunia vokasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi melalui Direktorat Kemitraan dan Penyelaras

09/11/2020 13:30 - Oleh Editor - Dilihat 187 kali
Nadiem Ingin Anak Indonesia Produktif dan Kontributif

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Makarim mengatakan ia ingin anak-anak Indonesia setelah menyelesaikan pendidikannya dan terjun di

09/11/2020 13:12 - Oleh Editor - Dilihat 198 kali
Kemendikbud: Nilai Pancasila Harus Ditanamkan Sedini Mungkin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Kepala Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ir Hendarman MSc PhD mengatakan nilai karakter Pancasila 

09/11/2020 13:09 - Oleh Editor - Dilihat 186 kali
Disetujui Walikota Rizal Effendi, UMK Balikpapan 2021 Tak Alami Kenaikan Tetap Rp 3 Juta

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Upah Minimum Kota (UMK) Balikpapan telah diputuskan tak alami perubahan atau kenaikan di tahun 2021. Keputusan ini ditandatangani W

05/11/2020 13:11 - Oleh Editor - Dilihat 557 kali