• SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN
  • Smakenza Bisa Hebat, Siap Kerja - Santun - Mandiri - Kreatif

Kenali 6 Cara Pengukuran Suhu Tubuh

Jakarta, CNN Indonesia -- Saat memasuki gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, atau transportasi massal, pemeriksaan suhu tubuh pasti dilakukan. Hal ini dilakukan mencegah penyebaran virus corona yang lebih masif. Suhu tubuh menjadi salah satu indikasi adanya penularan virus corona.

Suhu tubuh normal manusia berada pada 36,5-37,2 derajat Celcius. Suhu tubuh di atas normal menandakan tubuh tengah berjuang melawan penyakit atau infeksi yang menyerang.

Berbagai macam termometer beredar di pasaran. Tak harus menggunakan termometer dahi yang banyak digunakan di area-area publik, Anda bisa menggunakan berbagai alat pengukur suhu tubuh lainnya.

Berikut ini merupakan jenis termometer beserta cara penggunaan dan tingkat keakuratannya mengutip situs kesehatan Mayo Clinic dan jurnal Nursing Times yang dibuat oleh ahli kesehatan Louise McCallum dari University of the West of Scotland dan Dan Higgins dari University Hospitals Birmingham Foundation Trust.

Termometer oral (dimasukkan ke mulut)
Mulut dianggap dapat merepresentasikan suhu tubuh dengan akurat. Namun, penggunaan termometer oral perlu memperhatikan kebersihan yang baik.

Beberapa termometer oral menyediakan penutup plastik sekali pakai. Jika tidak, sebelum pakai. cuci termometer terlebih dahulu dengan air dan keringkan. 

Letakkan ujung termometer di bawah lidah dan tutup mulut hingga alat mengeluarkan bunyi yang menandakan suhu tubuh telah tercatat. Bernapas lah melalui hidung karena mulut harus tertutup.

Jika Anda baru mengonsumsi makanan atau minuman panas/dingin serta merokok, tunggu 20-30 menit sebelum memakainya. Dalam keadaan normal, angka akan menunjukkan suhu tubuh sekitar 36,8 derajat Celcius.

kenali

Termometer ketiak
Pengukuran suhu tubuh dinilai tak seakurat seperti pada mulut, rektum (anus), atau telinga.

Sebelum memakainya, pastikan ketiak dalam keadaan kering. Tempatkan ujung termometer ke tengah ketiak (menunjuk ke atas ke arah kepala) dan kemudian pastikan lengan mendekap di dekat tubuh sehingga panas tubuh terperangkap. Tunggu setidaknya beberapa saat atau hingga termometer berbunyi dan menampilkan hasilnya.

Termometer rektal (melalui anus)
Termometer rektal atau melalui anus biasanya lebih cocok dipakai untuk bayi dan anak-anak. Termometer ini dinilai sebagai cara pengukuran suhu tubuh paling akurat.

Sebelum pemakaian, bersihkan termometer dengan sabun dan air, dan lapisi dengan pelumas berbasis air. Masukkan ujung termometer ke dalam anus hingga berbunyi dan menampilkan suhu tubuh. Biarkan bayi dalam posisi tidur tengkurap untuk memudahkan pengukuran.

Sanitasi saat penggunaan termometer ini harus sangat dijaga, mengingat bakteri E. coli yang terdapat di anus dapat menyebabkan infeksi.

Pengukuran suhu melalui termometer rektal biasanya menampilkan hasil yang lebih tinggi daripada termometer oral ataupun ketiak. Untuk hasil yang lebih akurat, gunakan termometer di kedua ketiak dan ambil angka rata-rata dari keduanya. Pengukuran suhu ketiak biasanya lebih rendah daripada area tubuh lain, dengan suhu normal menunjukkan 36,5 derajat Celcius.

Termometer timpani (termometer telinga)
Termometer satu ini agak berbeda dengan yang lainnya karena dirancang khusus agar sesuai dengan saluran telinga. Sensor termometer ini mencerminkan emisi inframerah dari membran timpani (gendang telinga).

Sebelum memasukkannya ke dalam saluran telinga, pastikan termometer kering dan bebas dari kotoran telinga. Kondisi termometer yang basah dan kotor akan mengurangi keakuratan pengukuran suhu tubuh.

Setelah dinyalakan, tempatkan penutup steril di ujungnya, pegang kepala, dan tarik kembali pada bagian atas telinga untuk meluruskan saluran serta membuatnya lebih mudah untuk dimasukkan. Tidak perlu menyentuh gendang telinga dengan ujungnya karena termometer dirancang untuk mengambil bacaan jarak jauh. Tunggu hingga terbaca dan berbunyi.

Jangan menggunakan termometer telinga pada telinga yang terinfeksi, terluka, atau baru pulih dari operasi.

Jika diposisikan dengan benar, hasilnya cukup akurat. Namun demikian, termometer telinga cenderung lebih mahal daripada lainnya.

Termometer plaster
Termometer tipe plaster ditempelkan pada dahi dan relatif populer untuk mengukur suhu anak-anak, tetapi akurasinya cukup bervariasi.

Termometer ini menggunakan kristal cair yang bereaksi terhadap panas dengan mengubah warna untuk menunjukkan suhu kulit, tetapi tidak di dalam tubuh.

Cara menggunakannya, tempelkan termometer di kulit dahi secara horizontal setidaknya satu menit. Sebelum menerapkannya, pastikan dahi tidak berkeringat karena aktivitas fisik atau terbakar sinar matahari. Agar hasilnya lebih akurat, tempatkan termometer plaster di dekat garis rambut, karena aliran darah yang ada di area ini lebih merefleksikan suhu tubuh lebih baik.

Termometer arteri temporal (pada dahi)
Termometer ini sering juga disebut sebagai termometer dahi. Termometer ini menggunakan pemindai inframerah untuk mengukur suhu arteri temporal di dahi. Termometer ini lah yang sering Anda jumpai di ruang-ruang publik saat ini.

Termometer arteri temporal dapat merekam suhu seseorang dengan cepat dan mudah. Termometer arteri temporal sesuai untuk bayi yang berusia lebih dari 3 bulan dan anak yang lebih tua. Penelitian baru menunjukkan bahwa termometer arteri temporal juga dapat memberikan pembacaan yang akurat untuk bayi yang baru lahir.

(https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200317083906-255-484093/kenali-6-cara-pengukuran-suhu-tubuh)

Tulisan Lainnya
Tahap 2 Bantuan Kuota Kemendikbud Segera Disalurkan, Daftar Aplikasi Tambahan di Sini

KOMPAS.com - Kemendikbud telah menyalurkan kembali bantuan kuota data internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen pada Kamis, 22 Oktober 2020 sebanyak 7,2 juta paket kuota int

23/10/2020 09:23 - Oleh Editor - Dilihat 8 kali
Sejumlah Pengelola SMK di Balikpapan, Pertanyakan Aturan Rinci Mengenai Pembelajaran Tatap Muka

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Sejumlah pengelola SMK di Kota Balikpapan meminta kejelasan terkait dengan aturan pembelajaran tatap muka selama pandemi Covid-19. Pasalnya, menur

23/10/2020 08:49 - Oleh Editor - Dilihat 6 kali
Walikota Balikpapan Akan Tutup Lapangan Merdeka dan Grand City, Ini Alasannya

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan melalui Satgas Covid-19 akan menutup dua fasilitas umum sementara. Penutupan itu akan dilakukan usai libur nasional atau cuti bers

23/10/2020 08:44 - Oleh Editor - Dilihat 21 kali
Kemendikbud: Guru Masih Alami Kendala Hadapi PJJ

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Praptono mengataka

23/10/2020 08:39 - Oleh Editor - Dilihat 7 kali
Yuk, Kenali Prodi Kekinian Untuk Gamers Sejati!

Jakarta, Ditjen Diksi - Berkembangnya teknologi digital memberikan dampak perubahan yang signifikan terhadap aktivitas dan kegiatan masyarakat di era modern. Salah satunya adalah perkem

21/10/2020 10:56 - Oleh Editor - Dilihat 15 kali
Kemendikbud Buka Pendaftaran Pendamping Guru Penggerak, Ini Kriterianya

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) membuka pendaftaran Pengajar Praktik (Pendamping) Pendidikan Guru Penggerak sejak Selasa 20 Oktober 2020 hingga 13 Nove

21/10/2020 10:23 - Oleh Editor - Dilihat 8 kali
Membangkitkan Sekolah Vokasi Jadi "Obat Mujarab" bagi Indonesia

KOMPAS.com - Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) harus aktif dalam membangun sinergi dengan pemerintah daerah ( Pemda) dan desa. Sinergi ini dilakukan demi memperkuat kualitas lulusan sisw

21/10/2020 10:15 - Oleh Editor - Dilihat 12 kali
Walikota Balikpapan Rizal Effendi Tegur Sekolah Swasta yang Ketahuan Gelar Pembelajaran Tatap Muka

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Walikota Balikpapan Rizal Effendi mendapat laporan terkait pembelajaran tatap muka yang dilakukan salah satu sekolah swasta. Tentu

21/10/2020 09:26 - Oleh Editor - Dilihat 12 kali
Kemendikbud: Animo Guru Ikuti Program Guru Penggerak Tinggi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan animo guru dan tenaga kependidikan untuk mengikuti Program Guru Penggerak&

21/10/2020 09:20 - Oleh Editor - Dilihat 19 kali
8 Webinar Gratis Kemendikbud untuk Asah Keterampilan Guru

KOMPAS.com – Sejak Senin (19/10/2020) hingga Jumat (23/10/2020), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) mengadakan 8 web seminar gratis untuk guru mengasah keterampi

19/10/2020 10:34 - Oleh Editor - Dilihat 41 kali