• SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN
  • Smakenza Bisa Hebat, Siap Kerja - Santun - Mandiri - Kreatif

Biografi Bill Gates: Sang Pendiri Microsoft

William Henry “Bill” Gates III adalah seorang investor, pebisnis, penulis dan filantropis yang berasal dari Amerika Serikat. Dulu dia juga mantan CEO yang sekarang ini memimpin perusahaan Microsoft. Microsoft adalah perusahaan yang bergerak di bidang perangkat lunak yang didirikannya bersama Paul Allen. Ia menduduki peringkat tetap di antara orang-orang terkaya di dunia dan menempati peringkat pertama sejak 1995 hingga 2007. Bill Gates juga termasuk di kisah sejarah microsoft word.

Ketertarikan Bill Gates pada Komputer

Gates lahir dari seorang ayah bernama William H. Gates, Sr. dan seorang ibu bernama Mary Maxwell Gates. Gates memiliki leluhur dari Jerman, Inggris, Irlandia dan Skotlandia. Termasuk keluarga dari golongan menengah ke atas. Henry Gates berprofesi sebagai pengacara ternama sementara ibunya mendapat posisi bagus dengan menjadi sebagai anggota dewan direktur United Way dan First Interstate BancSystem. Gates sendiri adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Dia punya seorang adik bernama Libby dan kakak perempuan bernama Kristianne dan seorang adik bernama Libby.

Gates sebenarnya sudah sangat berminat dengan komputer yang pada waktu itu masih berada di umur tiga belas tahun. Awalnya ketika Mothers Club di sekolahnya, Lakeside School, membeli beberapa komputer General Electric dan sebuah terminal Teletype Model 33 ASR untuk para siswanya. Gates mulai tertarik dengan cara komputer bekerja. Yaitu dengan cara mengeksekusi kode dari perangkat lunak dengan sangat baik. Lalu Gates mencoba melakukan pemrograman pertamanya dengan bahasa pemrograman berjenis BASIC.

Selain komputer yang dipelajari Lakeside School, Gates juga belajar sistem lain. Jenisnya adalah sistem minikomputer bernama DEC PDP. Terutama berjenis PDP-10 yang waktu itu dimiliki oleh Computer Center Corporation (CCC). Tapi sayangnya, untuk menggunakan komputer PDP-10 ini sebenarnya dibatasi waktu. Gates dan beberapa sahabatnya Kent Evans, Ric Wellan dan Paul Allen mencoba mengakalinya untuk mendapatkan tambahan waktu. Mereka mengeksploitasi bug disistem operasi. Tapi sialnya aksi mereka tertangkap dan CCC pun melarang mereka untuk mengakses sistem selama musim panas berlangsung.

Bahasa Pemrograman Bill Gates

Ketika masa hukuman hampir berakhir, empat sekawan itu malah ditawari oleh CCC untuk mencari bug lain di perangkat lunak CCC dan tentu saja dengan imbalan waktu tambahan untuk menggunakan komputer. Di tempat CCC ini Gates menggunakan kesempatan untuk belajar tentang bahasa pemrograman. Sehingga selain BASIC, dia juga menguasai program yang ditulis dalam bahasa LISP dan FORTRAN. Dia dan teman-temannya bekerja di CCC hingga tahun 1970. 

Pada tahun 1971, empat siswa Lakeside itu bekerja Information Sciences, Inc. setelah CCC bangkrut. Mereka mengerjakan program pembayaran gaji dengan bahasa COBOL. mempekerjakan empat siswa Lakeside tersebut untuk menulis program pembayaran gaji dalam bahasa COBOL. Selain di Information Sciences, Inc., Gates juga bekerja di sekolah Lakeside untuk membuat program yang mengatur jadwal kelas siswa. Di usia 17 tahun, Allen dan Gates sudah mendirikan Traf-O-Data yang berfokus untuk menghitung lalu lintas yang menggunakan prosesor Intel 8008.

Gates menyelesaikan pendidikannya di Lakeside School pada tahun 1973. Dia mengambil tes SAT dan mendapat nilai yang sangat tinggi dan berkat nilai itu, ia diterima di Harvard College. Di Harvard inilah dia berkenalan dengan Steve Ballmer yang nantinya menggantikan Gates sebagai CEO Microsoft. Di tahun kedua ketika kuliah di Harvard, Gates membuat sebuah algoritme untuk pemilihan panekuk sebagai solusi masalah dalam kelas kombinatorika oleh Harry Lewis, yang merupakan salah seorang profesornya. Algoritma buatan Gates mencapai rekor tercepat selama tiga puluh tahun.

Bill Gates Mendirikan Microsoft

Gates sebenarnya tidak punya rencana belajar di Harvard. Dia suka menghabiskan waktunya untuk mengotak-atik komputer sekolah. Di tahun ketiganya di Harvard, MITS Altair 8800 berbasis CPU Intel 8080 pun dirilis. Peristiwa ini membuat Gates dan Allen melihatnya sebagai kesempatan untuk membangun perusahaan perangkat lunak komputer sendiri. Orang tua Gates pun sangat mendukung cita-cita putranya.

Setelah membaca majalah Popular Electronics yang memamerkan Altair 8800, Gates mengontak MITS yang merupakan pencipta mikrokomputer baru. Gates menginformasikan dirinya sedang menggarap penerjemah BASIC yang digunakan sebagai platformnya. Realitanya, Gates dan Allen tidak punya komputer Altair dan bahkan belum menuliskan kode BASIC. Rencana mereka hanya ingin membuat MITS menemui mereka.

Presiden MITS Ed Roberts untungnya setuju dan menemui mereka untuk mengamati demonya. Mereka mengembangkan emulator Altair yang bisa bekerja di sebuah minikomputer hanya dalam beberapa minggu dan kemudian penerjemah BASIC. Pertemuan di kantor MITS di berhasil menghasilkan kesepakatan untuk mendistribusikan program ini dengan nama Altair BASIC.

Agar proyek ini bisa berjalan lancar, Paul Allen bekerja di MITS. Gates absen dari Harvard agar bisa bekerja bersama dengan Allen pada November 1975. Akhirnya, berdirilah perusahaan kemitraan dengan nama Micro-Soft yang berada di Albuquerque. Pada tahun 1976, tanda penghubung pada “Micro-soft” dihapus kemudian pada tanggal 26 November 1976 nama dagang baru yaitu “Microsoft” didaftarkan di Kementerian Luar Negeri New Mexico. Sejak berdirinya Microsoft, Gates memutuskan tidak meneruskan pendidikannya di Harvard.

Para penggemar komputer sudah mengenal BASIC Microsoft secara luas. Tapi di saat itu pula, Gates menemui salinan pra-pasarnya sudah bocor dan terdistribusi ke orang luas. Pada bulan Februari 1976, sebagai respon atas kebocoran barusan, Gates menulis “Open Letter to Hobbyists” di surat berita MITS yang menyatakan bahwa MITS tidak boleh memproduksi, mendistribusikan, dan mempertahankan perangkat lunak berkualitas tinggi tanpa membayarnya. Sayangnya tindakan Bill Gates ini hanya diabaikan oleh banyak penggemar komputer, namun  Gates tetap pada keyakinannya agar para pengembang software harus mampu meminta bayaran.

Microsoft terbebas dari MITS pada akhir 1976 dan terus mengembangkan perangkat lunak bahasa pemrograman untuk berbagai sistem. Pada tanggal 1 Januari 1979, kantor pusat Microsoft berpindah dari Albuquerque ke Bellevue yang berada di Washington. Pada tahun-tahun awal Microsoft, semua karyawan punya tanggung jawab besar atas bisnis perusahaan. Gates mengawasi rincian bisnis dan juga menulis kode. Pada lima tahun pertama, Gates secara pribadi meninjau setiap baris kode yang dikirimkan perusahaan, dan sering menulis ulang beberapa bagian kode agar terlihat pas.

Bill Gates Memulai Kemitraan dengan IBM

IBM berusaha merayu Microsoft untuk menulis penerjemah bahasa pemrograman berjenis BASIC pada tahun 1980 untuk rencana komputer pribadi mereka selanjutnya yaitu IBM PC. Saat wakil dari IBM mengatakan bahwa IBM membutuhkan sistem operasi, Gates merujuk ke Digital Research. Digital Research merupakan pembuat sistem operasi berjenis CP/M yang umum digunakan di zaman itu. Tapi negosiasi IBM dan Digital Research tidak bisa membuahkan hasil dan mereka tidak bisa mendapatkan persetujuan lisensi. 

Wakil dari IBM yang bernama Jack Sams menyebut di pertemuan selanjutnya dengan Gates. Gates memintanya untuk mencari sebuah sistem operasi yang cocok. Gates bisa menemukan setelah beberapa minggu dan ingin menggunakan sistem operasi 86-DOS (QDOS). Sistem operasi QDOS sebenarnya mirip CP/M Perangkat lunaknya dibuat oleh Tim Paterson yang bekerja di Seattle Computer Products (SCP). Microsoft akhirnya membuat kesepakatan dengan SCP agar bisa menjadi agen lisensi eksekutif. Hingga di kemudian hari mendapat hak sebagai pemilik mutlak 86-DOS.

Setelah mengubah sistem operasi agar cocok untuk PC, Microsoft mengirimkannya ke IBM dalam bentuk PC-DOS dengan imbalan bayaran AS$50.000. Gates yakin produsen perangkat lunak lain akan meniru sistem IBM. Dia benar dan penjualan MS-DOS menjadikan Microsoft pemain utama dalam industri komputer. Pada 25 Juni 1981, Microsoft di bawah Gates melakukan restrukturisasi yang menggabungkan kembali perusahaan di negara bagian Microsoft dan menjadikan Gates Presiden dan Ketua Dewan Microsoft..

Microsoft Windows Bill Gates

Pada tanggal 20 November 1985, Microsoft mengeluarkan versi pertama Microsoft Windows. Kemudian Microsoft juga akhirnya bisa mendapatkan persetujuan dengan IBM agar bisa mengembangkan sistem operasi yang mampu bekerja secara terpisah yang bernama OS/2. Meskipun Microsoft dan IBM mampu mengembangkan versi pertama dari sistem ini, tapi karena adanya perbedaan level kreativitas malah mengakibatkan kerusakan pada kerja sama ini. Gates menulis memo internal pada tanggal 16 Mei 1991. Memo ini mengakhiri kerja sama pengerjaan OS/2 dan akhirnya Microsoft mengembangkan kernel Windows NT.

Pengunduran Diri dari Microsoft

Bill Gates mengundurkan diri dari CEO tertinggi Microsoft pada bulan Januari 2000. Meskipun begitu, dia masih menjabat sebagai kepala arsitek perangkat lunak. Pada Juni 2006, Gates berkata bahwa dia akan bekerja part-time di Microsoft dan full-time di Bill & Melinda Gates Foundation. Dia memberikan wewenang secara bertahap kepada Ray Ozzie yang menjabat sebagai kepala arsitek perangkat lunak dan juga Craig Mundie yang menjabat riset dan strategi tertinggi Microsoft. Hari kerja terakhir Gates di Microsoft di tanggal 27 Juni 2008. Sekarang, Bill Gates masih berada di Microsoft dengan jabatan ketua non-eksekutif.

Demikian informasi tentang biografi Bill Gates. Biografi Bill Gates sangat penting karena dia adalah salah satu pebisnis besar dan orang terkaya di dunia dengan cara mendalami hobi atau kesukaannya.

(https://sejarahlengkap.com/tokoh/biografi-bill-gates)

Tulisan Lainnya
Pentingnya Mengelola Stres di Masa Pandemi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI), dr Moh Adib Khumaidi, SpOT, mengajak masyarakat untuk dapat mengelola stres dengan baik. Pasal

02/07/2020 13:15 - Oleh Editor - Dilihat 19 kali
Tomat Termasuk Buah atau Sayur? Simak Penjelasannya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perdebatan mengenai tomat masih kerap terjadi. Sebagian orang menganggap tomat adalah buah, sebagian lain menyebutnya sebagai sayur. Secara botanik

02/07/2020 13:11 - Oleh Editor - Dilihat 14 kali
Inilah Khasiat Buah Mangga yang Perlu Diketahui

jpnn.com, JAKARTA - Siapa yang tidak kenal dengan buah mangga? Buah yang satu ini memang sudah menjadi favorit masyarakat indonesia. Buah mangga yang sudah matang bisa dikonsumsi secara

02/07/2020 13:06 - Oleh Editor - Dilihat 18 kali
Bagaimana Covid-19 Disebarkan oleh Orang Tanpa Gejala?

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah di berbagai negara dunia telah memberlakukan langkah-langkah ketat untuk mengendalikan penyebaran virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) y

01/07/2020 12:24 - Oleh Editor - Dilihat 16 kali
Benarkah Jeruk Nipis Efektif Membakar Lemak?

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Air dengan jeruk nipis disebut mampu membantu membakar lemak dam menurunkan berat badan. Benarkah demikian?Belakangan ini banyak beredar

01/07/2020 12:20 - Oleh Editor - Dilihat 20 kali
Coba Terapi Ini untuk Hilangkan Stres

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Secangkir kopi di pagi hari, hingga membuka media sosial di malam hari sebelum tidur mungkin dapat menjadi salah satu cara menghilangkan stress. Tak terkecua

24/06/2020 10:32 - Oleh Editor - Dilihat 25 kali
Apakah Covid-19 Tetap Menyebar Saat Gunakan Masker?

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masker menjadi salah satu perlengkapan wajib yang dikenakan semua orang di tengah pandemi virus corona jenis baru (Covid-19) saat ini. Salah satu a

24/06/2020 10:29 - Oleh Editor - Dilihat 32 kali
Pengaruh Portugis dalam Sepiring Gado-Gado

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gado-gado, salad khas Indonesia, yang terdiri sayur-sayuran rebus yang dicampur sambal kacang, ternyata dipengaruhi budaya Portugis. Makanan yang dinikmati d

24/06/2020 10:23 - Oleh Editor - Dilihat 28 kali
Asal Usul Nama Bir Pletok

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meski ada embel-embel bir pada namanya, bir pletok yang merupakan minuman khas Betawi sebenarnya tidak mengandung alkohol. Pada masa penjajahan, or

24/06/2020 10:06 - Oleh Editor - Dilihat 25 kali
Gunakan Face Shield tanpa Masker, Apakah Cukup?

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian masyarakat mungkin menganggap penggunaan face shield sudah dapat memberi perlindungan yang cukup dari risiko penularan Covid-19. Beberapa

22/06/2020 09:56 - Oleh Editor - Dilihat 32 kali