• SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN
  • Smakenza Bisa Hebat, Siap Kerja - Santun - Mandiri - Kreatif

Alasan Mengapa Berbuka Harus dengan Makanan Lembut

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Puasa adalah momen di mana orang tidak makan dan minum di waktu tertentu untuk melakukan ibadah sekaligus menjaga pola hidup sehat. Berpuasa artinya harus bisa mengatur pola konsumsi baik saat sahur, berbuka, dan saat malam hari. Ahli gizi Hardinsyah menyarankan berbuka dengan makanan manis dan lembut supaya organ pencernaan tidak stres dan menimbulkan inflamasi.

Namun, sering kali saat berbuka puasa kita merasa sangat lapar hingga akhirnya mengonsumsi makanan dengan porsi yang berlebihan, termasuk memakan makanan yang bisa membuat tubuh kaget. Saat berpuasa, organ tubuh mengalami masa semi istirahat. Organ yang sedang semi istirahat jangan langsung dipaksa bekerja.  

"Itu prinsip utama. Jadi supaya tidak dipaksa bekerja jadi harus makanan lembut. Coba kalau yang pedas, pasti sakit," ujar pria yang menjabat sebagai Ketua PERGIZI Pangan Indonesia ini. 

Jika membuat organ kaget, yang terjadi adalah pencernaan bisa terganggu. Hardinsyah menejelaskan berpuasa sebenarnya seperti bagian asuransi dari Tuhan karena menyehatkan dan membuang toksik tubuh. 

Untuk menjaga kesehatan organ, perhatikan cara dan asupan saat sahur maupun berbuka. Saat waktunya berbuka, sebaiknya mengonsumsi makanan dengan jumlah minimal terlebih dulu. Beri jeda beberapa menit, baru kemudian misalnya setelah shalat Magrib boleh makan makanan berat. Lalu jika ingin makan lagi, perlu diberi jeda kembali. 

Hindari makanan yang serba terlalu misalnya terlalu terlalu asin, manis, atau asam. Ia mencontohkan makanan manis dan lembut yang baik disantap antara lain kurma dan pepaya. 

Jika kelebihan makan, maka gula bisa meningkat tiba-tiba. "Sedangkan efek jangka panjangnya insulin dipacu meningkat, masalah lambung hingga berdampak pada tekanan darah dan lainnya. Saat 10 hari minimal dijaga dengan tata cara yang paling benar, jangan makan terlalu tadi," tambahnya.

https://gayahidup.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/pr2y92459/alasan-mengapa-berbuka-harus-dengan-makanan-lembut )

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
3 Peran Orang Tua Mendampingi Anak saat Pembelajaran Jarak Jauh

jpnn.com, JAKARTA - Pandemi virus corona (covid-19) membuat pemerintah memutuskan menggelar pembelajaran jarak jauh. Kondisi itu mendorong kehadiran teknologi dalam dunia pendidikan (ed

24/09/2020 08:46 - Oleh Editor - Dilihat 5 kali
Google Meet Dapat Peningkatan, Apa Saja?

jpnn.com - Google melakukan pembaruan untuk layanan video konferensi Meet dengan mengubah tampilan di aplikasi untuk platform Android dan iOS. Tampilan baru yang dihadirkan oleh Google

14/09/2020 09:18 - Oleh Editor - Dilihat 22 kali
Belajar Daring Sebaiknya tak Lebih dari 90 Menit

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Proses belajar jarak jauh yang dilakukan anak dari rumah membuat anak mau tak mau lebih sering terpapar layar komputer, laptop atau handphone. Namun perubaha

07/08/2020 11:02 - Oleh Editor - Dilihat 64 kali
Tips Ciptakan Suasana Menyenangkan Bagi Anak Selama PJJ

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selagi pandemi Covid-19, kesehatan jiwa, ketenangan pikiran, dan kekuatan mental orang tua dan anak penting dijaga. Apalagi, anak-anak masih menjalani sistem

07/08/2020 10:53 - Oleh Editor - Dilihat 88 kali
Dukung PJJ, Kenali Karakter dan Kepribadian Anak

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selama masa pembelajaran jarak jauh (PJJ), penting membangun komunikasi efektif antara orang tua dan anak. Setidaknya, orang tua dapat lebih mengerti, bahkan

07/08/2020 10:31 - Oleh Editor - Dilihat 63 kali
Ahli Ingatkan Masyarakat Perhatikan Nutrisi Hadapi Era AKB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ahli kesehatan mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan asupan nutrisi ke dalam tubuh menghadapi era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). "Ada beberapa tindakan

28/07/2020 11:16 - Oleh Editor - Dilihat 72 kali
Orang Dewasa Juga Perlu Main, Ini Manfaatnya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bermain identik dengan aktivitas yang lekat dengan anak-anak, tapi sebetulnya usia bukan penghalang untuk bermain. Tak sekadar menghabiskan waktu luang, ada

28/07/2020 11:03 - Oleh Editor - Dilihat 77 kali
Kopi yang Disaring Bantu Tekan Risiko Diabetes Tipe 2

REPUBLIKA.CO.ID, UMEA -- Sebuah studi belum lama ini menunjukkan manfaat kesehatan dari kopi yang disaring. Analisis khusus itu berfokus pada kematian dini, bahwa minum kopi yang disari

28/07/2020 10:57 - Oleh Editor - Dilihat 73 kali
Makanan yang Bantu Lawan Flu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tak enak badan karena flu membuat kita tak semangat menjalani hari. Bila sudah begini, maka penting bagi kita untuk beristirahat sejenak dan menyantap makana

28/07/2020 10:48 - Oleh Editor - Dilihat 71 kali
Mungkinkah Hidup Normal Lagi Setelah Ada Vaksin Covid-19?

REPUBLIKA.CO.ID MELBOURNE--Banyak orang yang berpikir kehidupan akan segera kembali seperti semula setelah vaksin Covid-19 ditemukan. Mungkinkah itu benar-benar terjadi?  

28/07/2020 09:00 - Oleh Editor - Dilihat 66 kali