• SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN
  • Smakenza Bisa Hebat, Siap Kerja - Santun - Mandiri - Kreatif

Kemendikbud: Animo Guru Ikuti Program Guru Penggerak Tinggi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan animo guru dan tenaga kependidikan untuk mengikuti Program Guru Penggerak cukup tinggi. Program Guru Penggerak bertujuan meningkatkan kompetensi guru agar mampu menciptakan ekosistem yang berdaya dan berkomitmen dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar murid.  

Peserta Guru Penggerak akan menjalani pendidikan selama sembilan bulan. "Kami sangat senang karena sambutan dari acara sosialisasi Program Guru Penggerak ini cukup baik. Ini menunjukkan tingginya animo mereka terhadap program ini," kata Direktur Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Santi Ambarrukmi dalam acara sosialisasi Program Guru Penggerak melalui webinar dengan perwakilan guru dan tenaga kependidikan dari Provinsi Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (19/10).

Untuk angkatan kedua, Kemendikbud membuka kesempatan kepada 2.800 guru dari 56 kabupaten. Peserta Guru Penggerak, bukan hanya guru yang berstatus PNS, tetapi juga bisa dari guru non PNS baik dari sekolah negeri maupun swasta.

Program Guru Penggerak, kataSanti Ambarrukmi, sudah dicanangkan sejak 3 Juli 2020. Untuk angkatan pertama sudah tersaring sebanyak 2.800 guru dari 19.218 guru yang mendaftar.

Kepala Dinas Kabupaten Jeneponto, Racmat Sasmito, mengatakan pihaknya akan mewajibkan guru inti untuk mendaftar Program Guru Penggerak. Selain merekrut calon peserta program Guru Penggerak, Kemendikbud juga mendorong guru berpengalaman, kepala sekolah, pengawas sekolah, praktisi/akademisi/konsultan untuk mendaftarkan diri sebagai pengajar praktik (pendamping) program Guru Penggerak. Seleksi pengajar praktik (pendamping) akan dibuka pada 20 Oktober-13 November 2020.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Iwan Syahril Iwan menjelaskan, fokus program Guru Penggerak ada pada peningkatan hasil belajar murid yang tidak terlepas dari upaya peningkatan kompetensi guru. Para pendidik diminta menciptakan ekosistem pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa.

Guru Penggerak diharapkan mendorong pertumbuhan murid secara holistik dan menjadi pelatih atau mentor bagi guru lain, menularkan pengalaman terbaik, di sekolah maupun lingkungan. "Kami menargetkan sampai tahun 2024 jumlah guru penggerak akan mencapai 405.900 guru," kata Iwan.

Informasi terkait dengan seleksi calon peserta dan pengajar praktik (pendamping) Program Guru Penggerak dapat diakses melalui laman sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak.  

sumber : Antara
 
 

Tulisan Lainnya
Total Dana untuk Digitalisasi Sekolah Rp 3 Triliun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dasmen) Kemendikbud, Jumeri menjelaskan, tahun depan anggaran untu

10/11/2020 08:50 - Oleh Editor - Dilihat 31 kali
Lebarkan Sayap Ke Eropa, Vokasi Indonesia Siapkan Masa Depan

Jakarta, Ditjen Diksi - Dalam rangka menyambut langkah “link and super match” dunia vokasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi melalui Direktorat Kemitraan dan Penyelaras

09/11/2020 13:30 - Oleh Editor - Dilihat 36 kali
Nadiem Ingin Anak Indonesia Produktif dan Kontributif

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Makarim mengatakan ia ingin anak-anak Indonesia setelah menyelesaikan pendidikannya dan terjun di

09/11/2020 13:12 - Oleh Editor - Dilihat 37 kali
Kemendikbud: Nilai Pancasila Harus Ditanamkan Sedini Mungkin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Kepala Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ir Hendarman MSc PhD mengatakan nilai karakter Pancasila 

09/11/2020 13:09 - Oleh Editor - Dilihat 25 kali
Disetujui Walikota Rizal Effendi, UMK Balikpapan 2021 Tak Alami Kenaikan Tetap Rp 3 Juta

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Upah Minimum Kota (UMK) Balikpapan telah diputuskan tak alami perubahan atau kenaikan di tahun 2021. Keputusan ini ditandatangani W

05/11/2020 13:11 - Oleh Editor - Dilihat 139 kali
Seleksi Kompetisi Olahraga Siswa Nasional 2020 Perlihatkan Semangat Siswa Tiap Daerah

Bandung, Kemendikbud --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menggelar seleksi tingkat provinsi Kompetisi Olahraga Sisw

05/11/2020 09:18 - Oleh Editor - Dilihat 96 kali
Pelatihan SEAQIL Terbukti Mampu Tingkatkan Kompetensi 600 Guru Bahasa di Asia Tenggara

Jakarta, Kemendikbud -- Komitmen berkelanjutan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan SEAMEO Secretariat untuk meningkatkan profesionalisme para pendidik teru

05/11/2020 09:15 - Oleh Editor - Dilihat 44 kali
Kemendikbud: Ini Manfaat Anak Aktif Bergerak dan Cara Melatihnya

KOMPAS.com - Kini, beberapa anak usia dini lebih suka bermain ponsel pintar atau gawai. Imbasnya anak itu akan malas untuk bergerak. Padahal, aktif atau banyak bergerak bagi anak usia d

05/11/2020 09:10 - Oleh Editor - Dilihat 51 kali
6 Rekomendasi FSGI agar PJJ Tidak Memakan Korban Lagi

jpnn.com, JAKARTA - Seorang siswa SMP di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, tewas gantung diri, diduga karena stres akibat beban tugas dari sekolah selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) di

05/11/2020 08:40 - Oleh Editor - Dilihat 41 kali
Nadiem: Karakter Kuat Buat Seseorang Sukses

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lomba Keterampilan Siswa Nasional Anak Berkebutuhan Khusus (LKSN-ABK) Tahun 2020 resmi ditutup pada Rabu (4/11). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mend

05/11/2020 08:30 - Oleh Editor - Dilihat 28 kali