Banner
Perpustakaan SMK N 1 BalikpapRadio Suara EdukasiDinas P & K Prov KaltimDITPSMK Kemdikbud RIBursa KerjaSimulasi Digital
Login Member
Username :
Password :
Jajak Pendapat
Apa saja yang telah dilakukan pada web sekolah SMKN 1 balikpapan
Sekedar Tahu dan Bangga
Memanfaatkan Fasilitas
Melakukan Interaksi
Melakukan KBM
Unduh dan Upload File
Lihat
Statistik

Total Hits : 1785344
Pengunjung : 324254
Hari ini : 90
Hits hari ini : 151
Member : 835
IP : 54.156.39.245
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

humassmknsatubpn@yahoo.co.id    
Agenda
19 October 2018
M
S
S
R
K
J
S
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Twitter

Ini Pesantren Ramadan Ala Amerika

Tanggal : 05/28/2018, 09:43:21, dibaca 211 kali.

Liputan6.com, Washington DC - Anak-anak Muslim di Amerika Serikat memiliki kegiatan "Kamp Ramadan" atau seperti pesantren untuk belajar lebih dalam tentang bulan puasa di bulan suci. Kehadiran semacam sekolah informal selama satu minggu pada bulan Ramadan itu memberi kekayaan ilmu dan pengalaman kepada mereka.

Seperti dikutip dari VOA News, Minggu (27/5/2018), berpuasa pada bulan Ramadan di Amerika memberi tantangan tersendiri. Sebab tahun ini harus dijalani selama 16 jam sehari, karena kebetulan jatuh pada musim panas.

Puasa kali ini berlangsung beberapa minggu sebelum tahun ajaran sekolah berakhir dan dimulainya musim libur, sehingga tak heran jika banyak anak dan remaja yang baru pertama kali berpuasa memutuskan untuk berada di dalam rumah saja.

Untuk memperkaya kegiatan anak-anak pada bulan Ramadan, yang sedianya menjadi bulan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan sekaligus melatih dan mendisiplinkan diri sebagai umat Muslim yang taat, kini banyak muncul "Kamp Ramadan."

Di kamp-kamp ini anak-anak usia 6-9 tahun, atau bahkan yang sudah remaja sekali pun, belajar tentang agama secara informal, lewat prakarya, pentas teater dan sandiwara, nonton film, hingga jalan-jalan atau field trip. Jadi misalnya ketika belajar tentang imsak atau saat berbuka puasa, mereka diminta menggambar matahari terbenam atau matahari terbit dengan cat air, yang dilatarbelakangi mesjid berkubah. Atau diminta mengambil gambar dengan kamera ketika matahari terbenam atau matahari terbit, dan mendiskusikan kebesaran Ilahi.

Pernah pula anak-anak diajak keluar kamp, menuju ke lapangan yang juga dilengkapi gua, dan bermain seakan-akan sedang mengunjungi gua hira di luar kota Mekah.

"Sebagai pemimpin, siapa yang ingin Anda layani," ujar seorang anak ketika dalam pentas drama. Seorang anak lain menjawab "saya ingin bisa melayani diri sendiri." Tetapi ada pula yang menjawab "saya ingin bisa melayani banyak orang."

"Kamp Ramadan" ini digagas pada tahun 2012 dan awalnya hanya dibuka di satu sudut ibu kota Washington DC untuk mengisi aktivitas anak-anak pada bulan puasa.

( https://www.liputan6.com/ramadan/read/3540109/ini-pesantren-ramadan-ala-amerika





Berita Lainnya :

   Kembali ke Atas

Kembali ke atas