Banner
Perpustakaan SMK N 1 BalikpapRadio Suara EdukasiDinas P & K Prov KaltimDITPSMK Kemdikbud RIBursa KerjaSimulasi Digital
Login Member
Username :
Password :
Jajak Pendapat
Apa saja yang telah dilakukan pada web sekolah SMKN 1 balikpapan
Sekedar Tahu dan Bangga
Memanfaatkan Fasilitas
Melakukan Interaksi
Melakukan KBM
Unduh dan Upload File
Lihat
Statistik

Total Hits : 1569977
Pengunjung : 268688
Hari ini : 204
Hits hari ini : 591
Member : 835
IP : 54.198.134.127
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

humassmknsatubpn@yahoo.co.id    
Agenda
21 April 2018
M
S
S
R
K
J
S
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
Twitter

Minyak Tumpah di Balikpapan, Ini Saran Menteri ESDM

Tanggal : 04/12/2018, 08:11:06, dibaca 9 kali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyarankan investigasi tumpahnya minyak di Teluk Balikpapan dilakukan sampai tuntas.

"Saya sangat menyarankan kalau dari investigasi selesai, itu baru dicari solusinya ke depan, baiknya bagaimana. Ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan harus proaktif menurut saya, karena paling berdampak pada pencemaran lingkungan hidup, sampai menghilangkan nyawa orang lho," kata Jonan di Jakarta, Rabu (11/4). 

Dia menjelaskan aparat keamanan hukum juga harus jeli dalam menindak serta menelusuri akibat dari tumpahan minyak tersebut. Polisi telah memeriksa 22 orang saksi dalam kasus tumpahan minyak milik Pertamina di kawasan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Polisi Mohammad Iqbal menyatakan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. "Proses penyelidikan. Upaya yang dilakukan memeriksa 22 orang saksi," kata Brigjen Iqbal. Polisi pun belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. 

Ia menuturkan polisi sudah mengambil sampel di tempat kejadian perkara dan sudah melakukan olah TKP. "Dengan penyelaman ke dasar laut guna memperoleh visualisasi, ambil foto dan video pipa yang patah," katanya. 

Penyebab tumpahan minyak di Teluk Balikpapan pada Sabtu (31/3) terjadi akibat patahnya pipa penyalur bawah laut milik Pertamina di kedalaman 25 meter. Pipa baja berdiameter 20 inci itu menyalurkan minyak mentah dari Terminal Lawe-lawe di Penajam Paser Utara ke Kilang Balikpapan. 

Patahnya pipa tersebut membuat air laut tercemar materi hitam, kental, dan berbau menyengat seperti solar. Dari kejadian kebakaran itu, lima orang tewas, satu orang mengalami luka bakar, dan 20 orang selamat.  





Berita Lainnya :

   Kembali ke Atas

Kembali ke atas