Banner
SMAKENZA NEWS IN POCKETPerpustakaan SMK N 1 BalikpapRadio Suara EdukasiDinas P & K Prov KaltimDITPSMK Kemdikbud RIBursa Kerja
Login Member
Username :
Password :
Jajak Pendapat
Apa saja yang telah dilakukan pada web sekolah SMKN 1 balikpapan
Sekedar Tahu dan Bangga
Memanfaatkan Fasilitas
Melakukan Interaksi
Melakukan KBM
Unduh dan Upload File
Lihat
Statistik

Total Hits : 2089652
Pengunjung : 374711
Hari ini : 141
Hits hari ini : 215
Member : 835
IP : 34.207.146.166
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

humassmknsatubpn@yahoo.co.id    
Agenda
25 March 2019
M
S
S
R
K
J
S
24
25
26
27
28
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
Twitter

Rembuknas Pendidikan: Kerja Sama SMK dan Industri Diperkuat

Tanggal : 02/19/2019, 07:42:59, dibaca 73 kali.

jpnn.com, DEPOK - Komitmen jangka panjang yang saling menguntungkan antara sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) menjadi syarat mutlak keberhasilan pendidikan vokasi.

Sebagai upaya mewujudkan link and match antara SMK dengan DUDI, sesuai amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK maka kemitraan strategis di antara kedua pihak perlu terus dibina dan diperkuat.

"Sejak dilakukannya revitalisasi SMK itu, sudah ada 2700-an industri yang kerja sama. Dan itu kerja sama yang riil," kata Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen), Hamid Muhammad pada taklimat media Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) Tahun 2019, di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pegawai Kemendikbud, Bojongsari, Depok, Selasa (12/2).

Dijelaskan Dirjen Hamid, kerja sama riil itu ditandai dengan diterimanya siswa SMK dalam praktik kerja di DUDI. Kemudian, kesempatan magang industri bagi para guru SMK. "Dan yang ketiga, industri bisa melakukan rekrutmen dari siswa kita yang terbaik, selama mengikuti praktik kerja di tempatnya," kata Dirjen Hamid.

Salah satu indikator menguatnya link and match antara SMK dengan DUDI ditandai dengan kebekerjaan lulusan SMK. Dirjen Dikdasmen mengungkapkan bahwa angka keterserapan lulusan SMK di dunia kerja terus meningkat.

"Jadi di 2014 itu, semua lulusan SMK yang direkrut DUDI sekitar 10,5 juta. Kemudian pada tahun 2018 kemarin meningkat menjadi 13,6 juta. Jadi selama kurun waktu lima tahun meningkat sebanyak 3,1 juta," ujar Dirjen Hamid.

Sebelumnya, Wakil Direktur Politeknik Manufaktur ASTRA, Tonny Pongoh, mengatakan sekolah dan DUDI saling membutuhkan, sehingga kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan harus diciptakan.

"Dunia industri dan sekolah kejuruan itu pada dasarnya _embedded,_ satu kesatuan, jadi sudah saatnya harus kembali ke khittah-nya," ujar Tonny.

Kerja sama yang paling mendasar adalah DUDI menerima siswa SMK untuk magang. Tonny sebagai wakil dari DUDI menyukai peserta magang yang telah memiliki dasar-dasar keterampilan yang memadai.

"Kami berharap siswa yang akan magang telah dibekali basic skills yang memadai, jangan benar-benar nol," tandasnya. (esy/jpnn)

https://www.jpnn.com/news/rembuknas-pendidikan-kerja-sama-smk-dan-industri-diperkuat )





Berita Lainnya :

   Kembali ke Atas

Kembali ke atas