Banner
SMAKENZA NEWS IN POCKETPerpustakaan SMK N 1 BalikpapRadio Suara EdukasiDinas P & K Prov KaltimDITPSMK Kemdikbud RIBursa Kerja
Login Member
Username :
Password :
Jajak Pendapat
Apa saja yang telah dilakukan pada web sekolah SMKN 1 balikpapan
Sekedar Tahu dan Bangga
Memanfaatkan Fasilitas
Melakukan Interaksi
Melakukan KBM
Unduh dan Upload File
Lihat
Statistik

Total Hits : 2089637
Pengunjung : 374711
Hari ini : 141
Hits hari ini : 200
Member : 835
IP : 34.207.146.166
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

humassmknsatubpn@yahoo.co.id    
Agenda
25 March 2019
M
S
S
R
K
J
S
24
25
26
27
28
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
Twitter

Ini Cara Mendikbud Masukan Pendidikan Antikorupsi ke Siswa

Tanggal : 12/19/2018, 07:49:47, dibaca 166 kali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, pendidikan antikorupsi tidak diberikan kepada siswa melalui pelajaran. Ia mengatakan pendidikan antikorupsi diberikan ke siswa melalui permainan peran.  

"Jadi bukan melalui mata pelajaran, tetapi lebih pada cara-cara kreatif seperti permainan peran, drama. Misalnya kalau menemukan dompet di jalan, mau dikemanakan dompet itu apakah diambil atau diberikan ke polisi," katanya, di Jakarta, Senin (17/12).  

Dia mengatakan, pihaknya sudah bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penyusunan berbagai modul antikorupsi. Pendidikan antikorupsi tersebut akan satu paket dengan program penguatan karakter (PPK).  

"Karena dalam PPK, ada lima karakter utama dalam PPK itu yakni religius, nasionalis, gotong royong, mandiri dan integritas. Salah satu pintu masuk dalam pendidikan anti korupsi ini melalui integritas," ujar mendikbud.  

Pendidikan tersebut akan diberikan sejak dini, yakni sejak duduk di bangku sekolah dasar. Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan program Saya Anak Antikorupsi (SAAK).  

Tujuan dari program SAAK adalah menciptakan generasi muda cerdas, berintergritas, dan berkarakter. Misinya untuk memperkuat ketakwaan generasi muda serta kecintaan terhadap Tanah Air.  

Kemudian, menanamkan nilai antikorupsi kepada generasi muda dengan menekankan pada kesederhanaan, kegigihan, keberanian, kerja sama, kedisiplinan, keadilan, kejujuran, bertanggung jawab, dan kepedulian. Selain itu, untuk menumbuhkembangkan kebiasaan baik sebagai bentuk pendidikan karakter.      

Sumber : Antara




Berita Lainnya :

   Kembali ke Atas

Kembali ke atas