Banner
SMAKENZA NEWS IN POCKETPerpustakaan SMK N 1 BalikpapRadio Suara EdukasiDinas P & K Prov KaltimDITPSMK Kemdikbud RIBursa Kerja
Login Member
Username :
Password :
Jajak Pendapat
Apa saja yang telah dilakukan pada web sekolah SMKN 1 balikpapan
Sekedar Tahu dan Bangga
Memanfaatkan Fasilitas
Melakukan Interaksi
Melakukan KBM
Unduh dan Upload File
Lihat
Statistik

Total Hits : 2089694
Pengunjung : 374711
Hari ini : 141
Hits hari ini : 257
Member : 835
IP : 34.207.146.166
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

humassmknsatubpn@yahoo.co.id    
Agenda
25 March 2019
M
S
S
R
K
J
S
24
25
26
27
28
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
Twitter

Menko Perekonomian Minta SMK Buka Jurusan Sesuai Tren Zaman

Tanggal : 12/18/2018, 11:10:09, dibaca 176 kali.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menyatakan, revitalisasi SMK memang harus dilakukan secara menyeluruh. Hal ini dapat dimulai dari perbaikan kurikulum SMK yang sesuai dengan tren ke depan. 

Selanjutnya, dia melanjutkan, akreditasi dan sertifikasi juga perlu ditingkatkan. Sertifikasi ini harus mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia yang direkognisi oleh industri. "Termasuk mengadopsi standar sertifikasi yang sudah ada," kata Darmin saat mengunjungi SMKN 4 Kota Malang, Kamis (13/12). 

Menurut Darmin, perubahan kurikulum perlu didukung dengan ketersediaan guru produktif. Untuk itu, perlu dilakukan training of trainer(ToT) bagi guru adaptif dan normatif. Guru produktif juga dapat berasal dari industri dengan terus dilakukan kebijakan penyetaraan. 

Sementara untuk meningkatkan kemampuan skill, mereka perlu magang di industri. Tujuannya, kata dia, agar dapat mempelajari etos kerja dan dunia kerja secara langsung. 

Selain itu, SMK juga perlu membuka jurusan yang sesuai tren perkembangan zaman. Kondisi ini tentu dianggap mampu lebih menarik minat masyarakat untuk masuk ke SMK. Beberapa jurusan yang dimaksud seperti kopi, musik, animasi dan ekonomi digital lainnya.  

Melihat fakta-fakta demikian, Darmin menegaskan, keterlibatan industri dalam merevitalisasi SMK sangat penting. Oleh karena itu, pemerintah saat ini sedang menyiapkan insentif bagi industri. Mereka akan memperoleh insentif pajak super deduction sebesar 200 persen. Insentif ini penting mengingat struktur industri Indonesia 99 persen merupakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).  

Di sisi lain, Darmin mengungkapkan, pemerintah juga tengah menyiapkan alternatif sumber pembiayaan bagi vokasi. Salah satu caranya melalui skema Skill Development Fund dan Unemployment Benefit. Upaya tersebut untuk menyiapkan pembiayaan dan pelatihan pengembangan kemampuan bagi tenaga kerja. 

"Antara lain tenaga kerja terdampak otomatisasi, pengaruh krisis ekonomi, dan berhenti kerja sementara," tambahnya.

https://republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/18/12/13/pjo6gd383-menko-perekonomian-minta-smk-buka-jurusan-sesuai-tren-zaman )





Berita Lainnya :

   Kembali ke Atas

Kembali ke atas