Banner
Perpustakaan SMK N 1 BalikpapRadio Suara EdukasiDinas P & K Prov KaltimDITPSMK Kemdikbud RIBursa KerjaSimulasi Digital
Login Member
Username :
Password :
Jajak Pendapat
Apa saja yang telah dilakukan pada web sekolah SMKN 1 balikpapan
Sekedar Tahu dan Bangga
Memanfaatkan Fasilitas
Melakukan Interaksi
Melakukan KBM
Unduh dan Upload File
Lihat
Statistik

Total Hits : 1903611
Pengunjung : 345763
Hari ini : 378
Hits hari ini : 1741
Member : 835
IP : 54.163.19.57
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

humassmknsatubpn@yahoo.co.id    
Agenda
19 December 2018
M
S
S
R
K
J
S
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
Twitter

LLDikti: Keahlian Ganda Guru Harus Dipetakan

Tanggal : 12/06/2018, 09:38:58, dibaca 20 kali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah III, Ilah Sailah menilai program keahlian ganda bagi para guru umum yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) harus betul-betul dipetakan dengan baik. Program keahlian ganda harus disesuaikan dengan latar belakang pendidikan guru, sehingga nantinya guru tersebut bisa maksimal mengajar mata pelajaran minornya. 

"Tapi harus dipastikan bahwa keahlian minor guru ini sesuai passion si guru itu sendiri,'' kata Ilah di Jakarta, Selasa (4/12). 

Ilah juga menekankan keahlian ganda para guru harus disesuaikan dengan bakat dan minat para guru. Menurut dia, keahlian ganda itu tidak bisa dipaksakan untuk dijalani para guru, terlebih bagi guru yang sudah tua. 

"Karena itu pemerintah harus memberikan kebebasan kepada para guru, juga kepada para guru-guru muda dalam memilih keahlian ganda agar nantinya bisa mengajar di dua bidang berbeda secara optimal," jelas dia. 

Jika keahlian minor atau keahlian ganda disesuaikan dengan latar belakang pendidikan guru dan minat guru, Ilah optimistis, ilmu pengetahuan minor akan cepat diserap oleh para guru. Begitupun siswa akan mudah mencerna ilmu-ilmu yang disampaikan oleh guru yang mengajar kompetensi minor. 

"Kita tidak bisa memaksa guru untuk mengambil keahlian ganda. Ilmu mereka tak akan berkembang jika dipaksa. Siswa nanti yang akan jadi korban,'' jelas Ilah. 

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta agar Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) menyelenggarakan program mayor dan minor. Karena ke depan semua calon guru wajib memiliki kompetensi ganda. 

"Misalnya calon guru itu ambil program mayornya bahasa Inggris, nah minornya ambil bahasa asing atau bahasa Indonesia, sehingga ketika dilapangan maka keahlian tambahan itu bisa diperbantukan," kata Muhadjir. 

Muhadjir menyampaikan, ke depan bukan hanya guru SMK saja yang diharuskan memiliki keahlian ganda. Namun semua guru harus memiliki keahlian ganda, sebagai salah satu solusi kekurangan guru. 

Terkait usulan tersebut dia mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir. Dia pun menyarankan agar Kemenristekdikti untuk merevitalisasi LPTK menjadi lebih rasional lagi.

https://republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/18/12/04/pj7dj2335-lldikti-keahlian-ganda-guru-harus-dipetakan )





Berita Lainnya :

   Kembali ke Atas

Kembali ke atas