Banner
Perpustakaan SMK N 1 BalikpapRadio Suara EdukasiDinas P & K Prov KaltimDITPSMK Kemdikbud RIBursa KerjaSimulasi Digital
Login Member
Username :
Password :
Jajak Pendapat
Apa saja yang telah dilakukan pada web sekolah SMKN 1 balikpapan
Sekedar Tahu dan Bangga
Memanfaatkan Fasilitas
Melakukan Interaksi
Melakukan KBM
Unduh dan Upload File
Lihat
Statistik

Total Hits : 1837375
Pengunjung : 332985
Hari ini : 119
Hits hari ini : 398
Member : 835
IP : 54.161.71.188
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

humassmknsatubpn@yahoo.co.id    
Agenda
13 November 2018
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
Twitter

Kolaborasi Sekolah-Orang Tua Kunci Keberhasilan Pendidikan

Tanggal : 10/26/2018, 07:39:54, dibaca 35 kali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyerukan pentingnya kolaborasi sekolah dan orang tua sebagai kunci untuk keberhasilan pendidikan. 

"Sekolah harus membuka pintu bagi orang tua agar mereka juga berperan dalam kesuksesan pendidikan, bentuk paling konkret yang bisa dilakukan adalah melalui paguyuban orang tua," kata Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Kemendikbud, Sukiman, di Jakarta, Kamis (25/10). 

Ia menyampaikan hal itu dalam acara Apresiasi Pendidikan Keluarga 2018 dengan tema "Pendidikan Keluarga untuk Menumbuhkan Karakter dan Prestasi Anak". Menurut dia, pelibatan orang tua dalam penyelenggaraan pendidikan berperan strategis karena yang paling berkepentingan terhadap kesuksesan anak adalah orang tua. 

"Apalagi setelah di rumah, waktu anak paling banyak dihabiskan di sekolah atau dengan kata lain sekolah adalah rumah kedua. Oleh sebab itu, sekolah dan orang tua harus memastikan anak nyaman," ujarnya. 

Ia menyampaikan, selain pertemuan rutin antara pihak sekolah dan orang tua untuk membahas berbagai persoalan seputar proses pembelajaran, juga bisa dibuat kegiatan kelas inspiratif. 

"Jadi, para orang tua yang sudah sukses bisa datang ke sekolah untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada siswa," katanya. 

Dengan adanya kelas inspirasi, siswa bisa termotivasi dan yang paling penting bisa memberi gambaran bahwa ada banyak sekali jalan menuju kesuksesan. Pada sisi lain, ia melihat saat ini masih banyak terjadi ancaman terhadap anak yang harus diantisipasi, baik dari tindak kekerasan, narkoba, pornografi, perilaku amoral, hingga perusakan. Menurut dia, ancaman-ancaman seperti ini bisa diminimalkan jika sekolah dan orang tua berkolaborasi dalam mengawasi anak. 

"Caranya memanfaatkan media sosial, seperti grup Whatsapp, saat anak pulang pihak sekolah melaporkan anak sudah pulang jam sekian. Dan, kalau ada yang belum sampai ke rumah, orang tua bisa menelusuri di mana keberadaan anaknya," ujar Sukiman.   





Berita Lainnya :

   Kembali ke Atas

Kembali ke atas