Banner
Perpustakaan SMK N 1 BalikpapRadio Suara EdukasiDinas P & K Prov KaltimDITPSMK Kemdikbud RIBursa KerjaSimulasi Digital
Login Member
Username :
Password :
Jajak Pendapat
Apa saja yang telah dilakukan pada web sekolah SMKN 1 balikpapan
Sekedar Tahu dan Bangga
Memanfaatkan Fasilitas
Melakukan Interaksi
Melakukan KBM
Unduh dan Upload File
Lihat
Statistik

Total Hits : 1785418
Pengunjung : 324271
Hari ini : 107
Hits hari ini : 225
Member : 835
IP : 54.156.39.245
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

humassmknsatubpn@yahoo.co.id    
Agenda
19 October 2018
M
S
S
R
K
J
S
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Twitter

Kemendikbud akan Fokus Tingkatkan Pedagogi Guru

Tanggal : 10/04/2018, 08:45:19, dibaca 24 kali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan fokus  meningkatkan kompetensi guru dalam strategi pembelajaran atau pedagogi. Setelah pembagian zonasi, nantinya peningkatan kompetensi guru juga akan di amanatkan pada Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) setiap zona. 

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Supriano mengatakan, peningkatan kompetensi guru itu penting dilakukan untuk memperkuat kualitas pendidikan di setiap zona. 

"Misalnya zona itu ada masalah di matematika di geometrinya, jadi guru ini lebih fokus pada peningkatan proses pembelajaran di kelas. Bagaimana caranya melalui MGMP mendiskusikan masalah itu," kata Supriano dalam acara Lokakarya Nasional dalam Rangka Memperingati Hari Guru se-Dunia 2018 di Gedung A Kemendikbud, Selasa (2/10). 

Selain itu, lanjut Supriano, nantinya bakal ada guru inti yang berperan sebagai instruktur atau pelatih MGMP di setiap zona. Sebelum memberi pelatihan kepada MGMP, guru inti juga akan dibekali materi yang cukup oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud. 

"Kami dari GTK yang menyiapkan role model pembelajarannya, dan menyiapkan unit pembelajaran. Satu modul itu bisa jadi beberapa unit," jelas dia.

Karena itu, lanjut dia, nantinya guru inti tersebut juga akan berperan sebagai fasilitator untuk menyelesaikan persoalan-persoalan pendidikan yang ada dilingkup zonanya. Hal itu dinilai efektif mengingat masalah mutu di setiap zona berbeda-beda. 

"Masalah mutu ini tidak general. Beda-beda. Jadi guru intilah yang jadi fasilitatornya, begitu pula guru-guru yang ada di zona itu," tegas Supriano. 

Saat ini Kemendikbud sudah membagi semua wilayah di Indonesia menjadi sekitar 1.900 zona. Namun pembagian zona tersebut belum final, karena perlu diklarifikasi oleh semua pemerintah daerah.

https://republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/18/10/02/pfz40w335-kemendikbud-akan-fokus-tingkatkan-pedagogi-guru )





Berita Lainnya :

   Kembali ke Atas

Kembali ke atas