Banner
Perpustakaan SMK N 1 BalikpapRadio Suara EdukasiDinas P & K Prov KaltimDITPSMK Kemdikbud RIBursa KerjaSimulasi Digital
Login Member
Username :
Password :
Jajak Pendapat
Apa saja yang telah dilakukan pada web sekolah SMKN 1 balikpapan
Sekedar Tahu dan Bangga
Memanfaatkan Fasilitas
Melakukan Interaksi
Melakukan KBM
Unduh dan Upload File
Lihat
Statistik

Total Hits : 1903536
Pengunjung : 345761
Hari ini : 376
Hits hari ini : 1666
Member : 835
IP : 54.163.19.57
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

humassmknsatubpn@yahoo.co.id    
Agenda
19 December 2018
M
S
S
R
K
J
S
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
Twitter

Jangan Langsung Mengisi Botol yang Baru Dicuci

Tanggal : 30-11-2018 08:08, dibaca 21 kali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Spesialis mikrobiologi klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr. Yulia Rosa Saharman, Sp.MK mengatakan, botol yang baru saja dicuci sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu. Botol jangan langsung diisi dengan air minum. 

Meski secara kasat mata terlihat bersih, apalagi bila selama ini hanya diisi air mineral, botol air minum juga berpotensi jadi tempat bakteri berkembang biak, kata Yulia. "Bakteri menyukai tempat yang lembap," ujar Yulia dalam peluncuran Scotch-Brite Bottle Cleaner di Jakarta, Rabu (28/11). 

Yulia mengemukakan, terdapat riset dari peneliti di Universitas Wisconsin, Amerika Serikat, yang membandingkan kadar kuman pada botol yang dibawa mahasiswa dengan kadar kuman di dudukan toilet. "Ternyata, jumlah bakteri di botol lebih banyak daripada yang ada di toilet seat," ujar dia. 

Cara mencegah mikroba berkembang biak di botol minum adalah mencucinya dengan benar. Hal itu bakal mengurangi jumlah bakteri, meminimalisasi risiko munculnya penyakit akibat mikroba, seperti sakit perut. 

Menurut Yulia, air dan sabun saja tidak cukup untuk mengeluarkan bakteri dari dalam botol. Sekadar mengocok isi botol dengan air panas juga belum cukup. 

Harus ada sikat botol atau spons khusus untuk menyapu permukaan dalam botol yang sulit terjangkau dengan spons biasa. "Terutama untuk menyikat bagian dalam, dasar botol sampai tutup botol," jelas Yulia.       

Sumber : Antara


Pengirim : dms_rz


Artikel Lainnya :

   Kembali ke Atas

Kembali ke atas