Banner
Perpustakaan SMK N 1 BalikpapRadio Suara EdukasiDinas P & K Prov KaltimDITPSMK Kemdikbud RIBursa KerjaSimulasi Digital
Login Member
Username :
Password :
Jajak Pendapat
Apa saja yang telah dilakukan pada web sekolah SMKN 1 balikpapan
Sekedar Tahu dan Bangga
Memanfaatkan Fasilitas
Melakukan Interaksi
Melakukan KBM
Unduh dan Upload File
Lihat
Statistik

Total Hits : 1692674
Pengunjung : 299360
Hari ini : 290
Hits hari ini : 1118
Member : 835
IP : 54.162.128.159
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

humassmknsatubpn@yahoo.co.id    
Agenda
23 July 2018
M
S
S
R
K
J
S
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Twitter

Ingin Rajin Baca Buku Tak Mesti Tentukan Target

Tanggal : 09-05-2018 08:44, dibaca 93 kali.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ingatkah kamu, buku apa yang terakhir dibaca dan kapan terakhir membaca buku? Rajin membaca buku akan membuat kita banyak tahu. Tapi, tak semua orang senang dan terbiasa menghabiskan waktu lama untuk membaca. Bahkan, mungkin masih banyak yang jarang membaca. Kebiasaan membaca buku tak tumbuh begitu saja. Meski begitu, membiasakan diri untuk membaca ternyata tak sesulit yang dibayangkan.

Salah satunya bisa dimulai dengan membaca hal-hal yang paling kita senangi atau yang berkaitan dengan hobi. "Kita mulai baca dari hal yang kita senang. Misalnya, hobi handicraft. Carilah artikel, majalah atau buku yang membahas soal handicraft," kata Marketing Communication Periplus, Antonius Yanuar seusai peluncuran Plaza Indonesia Book Club di Jakarta, Senin (7/5/2018). "Bisa juga cari biografi orang yang sedang disenangi.

Dari situ akan menemukan kesukaan baca." Pendekatan dari segi usia pun berbeda. Untuk anak kecil, misalnya. Yanuar mengatakan, merangsang anak kecil agar rajin membaca bisa dengan memberikan bacaan yang mereka sukai dan sesuai dengan umur mereka. Contohnya, buku komik. Setelah terbiasa, kebiasan membaca bisa semakin diperluas. "Kalau dulu mungkin buku-buku bergambar. Zaman saya mungkin Donald Bebek. Orangtua saya beliin Bobo. Sudah suka, baru ditingkatkan. Jadi mulai dari yang kita suka," tuturnya.

Adapun Petrus Hepi, Social Media Periplus menilai perlu ada sosok yang menjadi 'trigger' atau pemicu seseorang untuk mulai rajin membaca. Kebiasaan membaca, menurut Hepi, juga tak perlu ditargetkan. Terkadang, target tersebut justru agak memberatkan dan membuat seseorang malas membaca. "Kadang, kita takut sama buku karena kita harus habisin itu buku. Padahal, kita bisa cukup menemukan golden time-nya dan kita baca yang memang kita fokus," tuturnya. 'Golden time' yang dimaksud adalah menemukan waktu favorit untuk membaca buku.

Misalnya, saat bangun pagi, jam istirahat sing, malam menjelang tidur, atau waktu lainnya. Dengan pola seperti itu, kita bisa menemukan kesenangan di balik membaca buku dan pada akhirnya akan terbiasa. "Itu akan lebih enak. Bisa lima sampai 10 menit," ucap Hepi.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ingin Rajin Baca Buku Tak Mesti Tentukan Target", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/05/08/091000420/ingin-rajin-baca-buku-tak-mesti-tentukan-target
Penulis : Nabilla Tashandra
Editor : Lusia Kus Anna



Pengirim : dms_rz


Artikel Lainnya :

   Kembali ke Atas

Kembali ke atas